Di Pyongyang, Presiden Kuba Dapat Sambutan Khusus dari Kim Jong Un

Kompas.com - 06/11/2018, 12:20 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un (kanan) dan Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel (kiri) bertemu di Pyongyang Foto ini diambil pada Minggu (4/11/2018)dan dirilis oleh Kantor Berita Pusat Korea Utara resmi (KCNA) pada Minggu (5/11/2018). (KCNA Via KNS/AFP) Pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un (kanan) dan Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel (kiri) bertemu di Pyongyang Foto ini diambil pada Minggu (4/11/2018)dan dirilis oleh Kantor Berita Pusat Korea Utara resmi (KCNA) pada Minggu (5/11/2018). (KCNA Via KNS/AFP)

PYONGYANG, KOMPAS.com - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un bertemu dengan Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel di Pyongyang.

Diaz-Canel disambut oleh Kim dan istrinya, Ri Sol Ju, di Bandara Internasional Pyongyang pada Minggu lalu.

Suara tembakan 21 kali turut mengiringi kedatangan salah satu dari sekutu Korea Utara yang tersisa.

Diwartakan AFP, Senin (5/11/2018), keduanya membahas isu-isu penting yang menjadi perhatian bersama di tengah gejolak situasi global.


Baca juga: Presiden Korsel: Kim Jong Un Mungkin Bakal Kunjungi Rusia

Kunjungan Miguel Diaz-Canel dilakukan di tengah pembicaraan yang macet antara Korea Utara dan Amerika Serikat.

Beberapa hari sebelumnya, AS juga baru saja memberlakukan pembatasan ekonomi ke Kuba.

Hubungan AS dan Kuba telah pulih pada 2015, usai lebih dari setengah abad diwarnai permusuhan.

Namun, relasi kedua negara memburuk sejak Presiden Donald Trump mengambil alih kekuasaan.

"Ada pertukaran pandangan yang mendalam mengenai isu-isu penting yang menjadi perhatian bersama pada situasi internasional," tulis kantor berita resmi KCNA.

Kedua pemimpin negara itu juga menghadiri perjamuan makan dan menikmati konser penyambutan khusus.

"Pertemuan ini menandai titik balik untuk terus maju selamanya persahabatan antara kedua negara," kata Kim.

Sebagai tanggapan, Diaz-Canel bersedia untuk menghadapi semua tantangan oleh pasukan musuh sambil meneruskan hubungan persahabatan dan kerja sama.

Diaz-Canel menjabat presiden Kuba pada April dalam transisi kekuasaan bersejarah di kepulauan Karibia, menggantikan Raul Castro.

Baca juga: Dennis Rodman Tak Tahu Bakal Bertemu Kim Jong Un saat Pertama ke Korea Utara

Sebelumnya, kakak Raul, Fidel Castro, pernah mengunjungi Korea Utara pada 1986 untuk bertemu pemimpin Kim Il-Sun.

Korea Utara bahkanmengadakan tiga hari berkabung resmi ketika Castro meninggal pada November 2016.

Korea Utara mengirim delegasi yang dipimpin oleh Choe Ryong-Hae, seorang pembantu senior, ke Havana untuk menghadiri pemakaman Castro.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Pasukan Iran kepada Kapal Tanker Inggris: Jika Anda Patuh, Anda Bakal Selamat

Pasukan Iran kepada Kapal Tanker Inggris: Jika Anda Patuh, Anda Bakal Selamat

Internasional
Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang yang Tewaskan 34 Orang Pencandu Game

Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang yang Tewaskan 34 Orang Pencandu Game

Internasional
Joe Biden Kecam Keras Komentar Tercela Trump kepada 4 Anggota DPR AS

Joe Biden Kecam Keras Komentar Tercela Trump kepada 4 Anggota DPR AS

Internasional
Seorang Ibu Dipenggal Anaknya Disaksikan Bocah 4 Tahun

Seorang Ibu Dipenggal Anaknya Disaksikan Bocah 4 Tahun

Internasional
5 Kisah Anjing Setia: 'Menangis' di Peti Mati hingga Berkorban demi Majikan

5 Kisah Anjing Setia: "Menangis" di Peti Mati hingga Berkorban demi Majikan

Internasional
Iran Sita Kapal Tanker Inggris sebagai Balasan Setelah Kapal Mereka Ditangkap

Iran Sita Kapal Tanker Inggris sebagai Balasan Setelah Kapal Mereka Ditangkap

Internasional
Anjing Setia Ini Berjalan 200 Km Pulang ke Rumah Majikan yang Membuangnya

Anjing Setia Ini Berjalan 200 Km Pulang ke Rumah Majikan yang Membuangnya

Internasional
Terungkap, Ini Alasan Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang Beraksi

Terungkap, Ini Alasan Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang Beraksi

Internasional
AS Punya Bukti Kuat Tembak Jatuh Drone Iran

AS Punya Bukti Kuat Tembak Jatuh Drone Iran

Internasional
Ingin Berkencan dengan Awak Kabin Lufthansa, Pria 65 Tahun Buat Ancaman Bom Palsu

Ingin Berkencan dengan Awak Kabin Lufthansa, Pria 65 Tahun Buat Ancaman Bom Palsu

Internasional
Mantan Ratu Kecantikan Rusia Bantah Bercerai dari Eks Raja Malaysia

Mantan Ratu Kecantikan Rusia Bantah Bercerai dari Eks Raja Malaysia

Internasional
Pengacara Benarkan Mantan Raja Malaysia Bercerai dari Eks Miss Moscow

Pengacara Benarkan Mantan Raja Malaysia Bercerai dari Eks Miss Moscow

Internasional
Sempat Batal, India Jadwalkan Ulang Peluncuran Roket ke Bulan Senin Depan

Sempat Batal, India Jadwalkan Ulang Peluncuran Roket ke Bulan Senin Depan

Internasional
Inggris: Iran Memilih Langkah Berbahaya dengan Menahan Kapal Tanker

Inggris: Iran Memilih Langkah Berbahaya dengan Menahan Kapal Tanker

Internasional
Ingin Pergi ke Ghana, Seorang Pria Panjat Mesin Pesawat yang Hendak Terbang

Ingin Pergi ke Ghana, Seorang Pria Panjat Mesin Pesawat yang Hendak Terbang

Internasional
Close Ads X