Siarkan Pidato PM Pakistan, Stasiun TV Ini Salah Tulis "Beijing" Jadi "Begging"

Kompas.com - 06/11/2018, 11:29 WIB
Stasiun televisi Pakistan PTV menyiarkan pidato Perdana Menteri Imran Khan di China dengan tampilan nama Beijing yang tertulis Begging. (Twitter/Izhar Khan) Stasiun televisi Pakistan PTV menyiarkan pidato Perdana Menteri Imran Khan di China dengan tampilan nama Beijing yang tertulis Begging. (Twitter/Izhar Khan)

ISLAMABAD, KOMPAS.com - Saluran televisi Pakistan menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan cetak dalam tayangan pidato Perdana Menteri Imran Khan saat berada di China.

Melansir BBC, Senin (5/11/2018), dalam tayangan tersebut tertulis kata "Begging", padahal yang seharusnya adalah " Beijing".

Khan berada di China dalam kunjungan kenegaraan resmi, dengan harapan mendapat iliaran dollar bantuan untuk mencegah krisis keuangan.

Baca juga: Bertolak ke Turki, Presiden Pakistan Antre dan Naik Pesawat Komersial

Pakistan Television Corporation (PTV) mengambil tindakan tegas terhadap mereka yang bertanggung jawab atas kesalahan tersebut.

Ada sekitar 20 detik tulisan "Begging" bertahan di bagian pojok kanan layar saat pidato Khan disiarkan.

"Insiden ini sangat disesalkan," demikian pernyataan manajemen lembaga penyiaran negara tersebut di akun Twitter-nya.

Diwartakan The Independent, kesalahan tipografi itu muncul usai China bersedia menawarkan bantuan ke Pakistan untuk mengatasi krisis keuangan.

Pada Sabtu (3/11/2018), China menjanjikan 60 miliar dollar AS atau Rp 891,4 triliun dalam bentuk pinjaman dan investasi untuk jalan, pelabuhan, pembangkit listrik, dan kawasan industri.

Baca juga: Pulang dari Saudi, PM Pakistan Dijanjikan Pinjaman Rp 91 Triliun

Sebagai informasi, China telah menginvestasikan puluhan miliar dollar AS di Pakistan dalam beberapa tahun terakhir, seperti Belt and Road Initiative.

Selama berkunjung ke China, Khan sempat bertemu dengan Presiden Xi Jinping.

Seperti diketahui, pemerintah Pakistan berupaya keras untuk menghindari krisis keuangan dan menjaga ekonomi tetap bertahan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat 'Refund' dari Toko Hewan

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat "Refund" dari Toko Hewan

Internasional
Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Internasional
Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Internasional
Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Internasional
Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Internasional
'Dibully' Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

"Dibully" Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

Internasional
Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan 'Doa Perdamaian' untuk Paus Fransiskus

Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan "Doa Perdamaian" untuk Paus Fransiskus

Internasional
Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Internasional
Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Internasional
Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Internasional
Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Internasional
Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

Internasional
China Tuduh AS Berusaha 'Menghancurkan' Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

China Tuduh AS Berusaha "Menghancurkan" Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

Internasional
Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X