Kompas.com - 05/11/2018, 20:22 WIB

KABUL, KOMPAS.com - Pemerintah Afghanistan telah mengkonfirmasi bakal mengirimkan delegasinya untuk hadir dalam pertemuan dialog internasional di Rusia membahas konflik negaranya, pada Jumat (9/11/2018) mendatang.

Kepastian tersebut setelah Dewan Perdamaian Tinggi Afghanistan, yang bertanggung jawab dalam upaya rekonsiliasi dengan kelompok militan, menyampaikan bakal mengirim perwakilan ke pertemuan tersebut.

"Kami akan mengirim empat perwakilan ke pertemuan itu," kata juru bicara dewan perdamaian tinggi, Sayed Ihsan Taheri kepada AFP, Senin (5/11/2018).

Baca juga: Jenderal AS Akui Taliban di Afghanistan Tak Bisa Dikalahkan

Meski demikian, pihak Kementerian Luar Negeri Afghanistan tetap menolak mengkonfirmasi pengiriman delegasi tersebut dengan alasan masih melakukan pembicaraan dengan pejabat Rusia.

"Kami masih melakukan negosiasi dengan para pejabat Rusia," kata juru bicara kementerian, Sebaghtullah Ahmadi.

Pernyataan senada juga disampaikan pihak Taliban, melalui juru bicaranya Zabiullah Mujahid, yang mengatakan masih mempertimbangkan keikutsertaan dalam proses dialog yang digelar Rusia tersebut.

Sebelumnya, pada Sabtu (3/11/2018), Pemerintah Rusia mengumumkan akan menjadi tuan rumah pertemuan dialog internasional membahas konflik 17 tahun Afghanistan pada 9 November mendatang.

Selain perwakilan dari Afghanistan dan Taliban, pihak Rusia juga mengundang AS, India, Iran, China, Pakistan dan lima negara bekas Soviet di Asia Tengah.

Pihak kedutaan besar AS di Kabul belum memberikan tanggapan terkait rencana pertemuan tersebut.

Rusia sebelumnya telah mengupayakan pertemuan dialog tersebut pada bulan September lalu, namun batal lantaran Kabul bersikeras ingin agar proses dialog dipimpin Afghanistan.

Baca juga: Rusia Bakal Jadi Tuan Rumah Pertemuan Afghanistan dengan Taliban

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.