Tak Capai Target, Para Karyawan Dipaksa Minum Air Seni dan Makan Kecoa

Kompas.com - 05/11/2018, 19:36 WIB
ilustrasi kecoa ilustrasi kecoa
|

BEIJING, KOMPAS.com - Banyak cara dilakukan para manajer untuk mendorong agar para karyawan memenuhi target yang dibebankan perusahaan.

Namun, apa yang dilakukan tiga manajer di China untuk menggenjot kinerja anak buahnya sungguh berlebihan dan malah mengantar mereka ke penjara.

Bagaimana tidak, para manajer itu memaksa anak buah mereka menenggak air seni, memakan serangga, serta memukuli mereka dengan menggunakan ikat pinggang karena tak penuhi target.

Baca juga: Tak Penuhi Target, Tenaga Pemasaran di China Dihukum Berlutut di Jalanan

Sejumlah media lokal, Senin (5/11/2018),mengabarkan, ketiga manajer itu ditahan setelah seorang karyawan di sebuah perusahaan di Zunyi, provinsi Guzhou mengunggah penyiksaan itu ke media sosial Weibo pekan lalu.

Dengan menggunakan tagar "karyawan yang gagal memenuhi target dipaksa minum air seni" sudah disaksikan setidaknya 540.000 kali.

Unggahan itu juga memuat sebuah video yang memperlihatkan seorang pria berdiri telanjang dada di tengah sebuah ruangan.

Pria itu kemudian dipukuli seorang pria lain dengan menggunakan ikat pinggang sementara beberapa orang lainnya menyaksikan.

Video itu juga memperlihatkan beberapa orang menenggak cairan berwarna kuning yang diyakini adalah air seni.

Unggahan itu kemudian dihapus, tetapi tangkapan layarnya yang dimuat situs Zunyi Yaowen memperlihatkan pesan singkat yang diyakini berasal dari para manajer.

Lewat pesan itu para manajer mengancam akan memberikan hukuman lebih tegas jika target penjualan yang ditetapkan tidak tercapai.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber SCMP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X