Kompas.com - 05/11/2018, 18:23 WIB

TEHERAN, KOMPAS.com - Presiden Iran Hassan Rouhani akan tetap menjual hasil minyak bumi dan mengabaikan sanksi yang kembali diberlakukan oleh AS.

"Saya dengan bangga menyampaikan bahwa kami akan mematahkan sanksi ilegal dan tak adil yang telah melanggar peraturan internasional," kata Rouhani dalam pidato yang disiarkan televisi.

Melansir dari AFP, sanksi baru AS terhadap Iran mulai kembali diberlakukan pada Senin (5/11/2018) dan menyasar sektor energi serta perbankan yang vital.

Hal itu sebagai bagian dari upaya Presiden AS Donald Trump untuk memaksa Iran mengekang program nuklir dan misilnya, serta dukungan Teheran terhadap pemberontak Yaman, Suriah, Lebanon dan bagian lain dari Timur Tengah.

"Amerika ingin memangkas penjualan minyak Iran hingga nol, tetapi kami akan terus menjual minyak, untuk mematahkan sanksi," kata Rouhani.

Baca juga: Protes Sanksi Terberat, Warga Iran Bakar Bendera AS dan Uang Dollar

Pemberlakuan kembali sanksi AS terhadap Iran bermula dari Presiden Trump yang memutuskan keluar dari Kesepakatan Nuklir 2015 pada Mei lalu.

Trump beralasan, kesepakatan tersebut tak mampu membatasi program pengembangan nuklir Iran.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan, sanksi yang dijatuhkan kali ini adalah sanksi terberat yang pernah diberlakukan terhadap Iran.

Meski demikian, pada pemimpin Iran menolak adanya kekhawatiran terkait dampak sanksi terhadap ekonomi negara.

"Ini adalah perang ekonomi melawan Iran, tapi Amerika harus belajar bahwa mereka tidak bisa memaksakan kekuatan terhadap Iran. Kami siap untuk menghadapi tekanan apa pun," kata Rouhani.

Halaman:
Sumber Reuters,AFP


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.