Otoritas Arab Saudi Bebaskan Saudara Miliarder Alwaleed bin Talal

Kompas.com - 04/11/2018, 08:08 WIB
Pangeran Khaled bin Talal, saudara laki-laki dari Pangeran Al-Waleed bin Talal, yang dibebaskan Pemerintah Arab Saudi pada Jumat (2/11/2018). MIDDLE EAST MONITORPangeran Khaled bin Talal, saudara laki-laki dari Pangeran Al-Waleed bin Talal, yang dibebaskan Pemerintah Arab Saudi pada Jumat (2/11/2018).

RIYADH, KOMPAS.com - Setelah hampir satu tahun ditahan oleh otoritas Arab Saudi, Pangeran Khaled bin Talal, saudara laki-laki dari miliarder Alwaleed bin Talal akhirnya dibebaskan.

Dilansir Middle East Monitor dari Al-Quds Al-Arabi, mengutip sebuah sumber, Khaled bin Talal yang ditahan sejak Januari 2018 dibebaskan pada Jumat (2/11/2018) lalu.

Dia juga telah diizinkan bertemu dengan kerabatnya, termasuk Alwaleed, yang sebelumnya dilarang.

Tidak seperti pangeran Saudi lainnya yang ditangkap atas tuduhan korupsi, Pangeran Khaled ditahan karena mengkritik kebijakan Putra Mahkota Mohammed bin Salman yang menangkap para pangeran dan pengusaha tanpa membawa mereka ke pengadilan.

Baca juga: Pangeran Alwaleed Bebas dari Penjara, Sahamnya Langsung Melonjak

Pemerintah Saudi menyebut penangkapan para pangeran tersebut sebagai langkah penumpasan korupsi, namun para kritikus menyebutnya sebagai upaya Putra Mahkota untuk menyingkirkan para pesaingnya sebagai pewaris takhta dan mengkonsolidasikan kekuasaannya.

Selain Khaled, saudaranya, miliarder Alwaleed bin Talal telah lebih dulu dibebaskan pada awal Januari lalu, diyakini setelah mencapai kesepakatan dengan Putra Mahkota.

Kabar dibebaskannya Khaled juga telah dikonfirmasi sejumlah kerabat melalui media sosial Twitter, dengan membagikan foto-foto Pangeran Khaled.

"Terima kasih Tuhan atas keselamatanmu," tulis keponakannya, Putri Reem binti Alwaleed, dengan mengunggah foto Khaled sedang memeluk putranya yang telah koma selama bertahun-tahun dan juga sanak keluarga lainnya.

Pembebasan Pangeran Khaled datang di tengah desakan masyarakat terhadap Kerajaan Saudi atas kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.

Belum ada penjelasan resmi dari pihak kerajaan atas dibebaskannya Pangeran Khaled.

Baca juga: Kepada AS Pangeran MBS Sebut Jamal Khashoggi Orang Berbahaya

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Internasional
Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Internasional
'Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas'

"Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas"

Internasional
Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Internasional
Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Internasional
China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

Internasional
Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X