Sebuah Pulau Kecil di Utara Jepang Dilaporkan Hilang

Kompas.com - 02/11/2018, 18:07 WIB
Foto yang diambil pada 10 Oktober 2018 yang menunjukkan Pulau Kunashiri, dilihat dari Observatori Kunashiri di Rausu, Prefektur Hokkaido. AFP / KAZUHIRO NOGIFoto yang diambil pada 10 Oktober 2018 yang menunjukkan Pulau Kunashiri, dilihat dari Observatori Kunashiri di Rausu, Prefektur Hokkaido.

TOKYO, KOMPAS.com - Sebuah pulau kecil di ujung utara Jepang diberitakan hilang. Pulau bernama Esanbe Hanakita Kojima itu memiliki ketinggian daratan 1,4 meter di atas permukaan laut dan dapat dilihat dari Pulau Hokkaido.

Namun kini, pulau yang secara resmi disurvei dan didaftarkan oleh penjaga pantai Jepang pada 1987 itu kini telah hilang.

Tidak diketahui secara pasti luas pulau kecil yang hilang itu, namun hal tersebut kemungkinan akan berdampak pada menyusutnya wilayah perairan Jepang.

"Bukan tidak mungkin bahwa pulau-pulau kecil telah hancur akibat cuaca," kata pejabat penjaga pantai Jepang kepada AFP.


"Hilangnya pulau dapat sedikit mempengaruhi perairan teritorial Jepang, tetapi hanya jika Anda melakukan survei presisi," tambahnya.

Baca juga: Sempat Ditutup 6 Bulan, Pulau Boracay Kembali Dibuka untuk Turis

Penjaga pantai berencana untuk menyelidiki daerah itu juga untuk memastikan navigasi kapal yang aman.

Pulau Esanbe Hanakita Kojima adalah salah satu dari 158 pulau tidak berpenghunin yang diberi nama oleh pemerintah Jepang pada 2014 untuk memperkuat klaim atas wilayah maritimnya.

Namun kini setelah pulau tersebut berada di bawah permukaan laut, meski pada kenyataannya masih berada di sana tidak bisa lagi disebut sebagai pulau menurut definisi hukum internasional.

Sebagai konsekuensinya, maka perhitungan wilayah perairan yang diukur dari garis pantai terluar juga akan mengalami perubahan.

Pemerintah Jepang telah mengerahkan sumber dayanya dalam rangka melindungi pulau-pulau terluar, terutama pulau-pulau terpencil di Pasifik, yang mengamankan sebagian besar zona ekonomi eksklusif negara.

Pulau-pulau terpencil kadang menjadi pemicu perselisihan dengan negara tetangga, termasuk China dan Korea Selatan, atas kedaulatan di beberapa pulau tersebut.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP,SCMP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong 'Tak Sengaja' Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong "Tak Sengaja" Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Internasional
Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan 'Zona Aman'

Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan "Zona Aman"

Internasional
Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Internasional
Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Internasional
Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Internasional
Mahathir Tiba di Jakarta untuk Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Mahathir Tiba di Jakarta untuk Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Internasional
Lagi, Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Diserang Orang Tak Dikenal

Lagi, Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Diserang Orang Tak Dikenal

Internasional
Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Internasional
Erdogan Ancam Bakal 'Hancurkan Kepala' Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Erdogan Ancam Bakal "Hancurkan Kepala" Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Internasional
ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

Internasional
Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Internasional
Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Internasional
Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Internasional
Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Internasional
Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X