Kompas.com - 02/11/2018, 17:35 WIB

Media Turki mewartakan, otoritas Saudi tidak mengizinkan kepolisian menggelar pencarian di lubang yang terletak di kebun rumah Konjen.

Namun, Saudi mengizinkan otoritas berwenang Turki mengambil sampel air untuk dianalisis. Khashoggi masuk ke konsulat Istanbul untuk mengurus dokumen pernikahan.

Saudi awalnya bersikukuh Khashoggi telah keluar dari gedung dengan selamat. Namun sumber penyelidik Turki mengungkapkan Khashoggi dibunuh dan dimutilasi.

Riyadh kemudian mengumumkan Khashoggi tewas akibat pertikaian sebelum jaksa penuntut mengakui kasus itu merupakan pembunuhan berencana.

Kasus Khashoggi membuat renggang hubungan antara Saudi dengan Amerika Serikat (AS), terutama Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman.

Menteri Luar Negeri Mike Pompeo menyatakan jajarannya membutuhkan waktu beberapa pekan sebelum memutuskan apakah bakal menjatuhkan sanksi kepada Saudi.

Baca juga: Sebulan Berlalu, Keberadaan Jenazah Jamal Khashoggi Masih Misteri

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.