Kompas.com - 02/11/2018, 11:55 WIB
Rekaman kamera pengawas memperlihatkan proses bus terjun bebas ke Sungai Yangtze di China pada Minggu (28/11/2018). Sebanyak 15 orang tewas dalam insiden tersebut. (BBC) Rekaman kamera pengawas memperlihatkan proses bus terjun bebas ke Sungai Yangtze di China pada Minggu (28/11/2018). Sebanyak 15 orang tewas dalam insiden tersebut. (BBC)

CHONGQING, KOMPAS.com - Kota Chongqing, China, pada Minggu lalu digegerkan dengan musibah jatuhnya bus dari jembatan dengan ketinggian 50 meter ke Sungai Yangtze.

Sebanyak 13 orang dilaporkan tewas dan dua lainnya masih belum ditemukan.

Melansir BBC, Jumat (2/11/2018), polisi berhasil mengetahui penyebab bus jatuh melalui kamera pengawas yang terpasang di dalam kendaraan besar itu.

Sebelum terjun bebas ke Sungai Yangtze di distrik Wanzhou, terungkap bahwa pengemudi bus terlibat pertengkaran dengan seorang penumpang.

Baca juga: Selama Setahun, Pria di China Hidup dengan Sendok di Kerongkongannya

Pada awal laporan disebutkan, pengemudi membanting setir untuk menghindari kendaraan yang datang.

Namun, video dari kamera pengawas di bus justru memperlihatkan pengemudi dipukul oleh seorang penumpang dan membalasnya, kemudian dia kehilangan kendali.

Polisi telah mengonfirmasi bahwa perkelahian menyebabkan kecelakaan bus.

Penumpang perempuan usia 48 tahun itu adu mulut dengan pengemudi karena dia melewatkan tujuan pemberhentiannya.

Dalam rekaman kamera pengawas bus yang diunggah oleh People's Daily China menunjukkan, suara penumpang berteriak keras dan pengemudi mulai kehilangan kendali.

Saksi mata mengatakan, mereka melihat bus membelok ke arah jalan yang salah, sebelum menabrak pagar pembatas.

Baca juga: China Bela Langkah Izinkan Penjualan Cula Badak dan Tulang Harimau

Operasi besar-besaran dilakukan untuk upaya penyelamatan, namun dilaporkan tak ada korban yang masih hidup.

Bangkai bus berhasil diangkat dari sungai pada kedalaman 71 meter pada Rabu (31/11/2018) malam.

Beberapa jenazah korban diangkat oleh tim penyelam yang dikerahkan oleh pihak berwenang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.