Kompas.com - 02/11/2018, 08:49 WIB

Suami dari Melania ini berupaya menjadikan migran sebagai isu sentral dalam pemilihan umum paruh waktu.

Kritikus menilai, Trump berusaha membuat karavan migran sebagai hal menakutkan untuk meningkatkan dukungan ke partainya.

Baca juga: Karavan Migran Menuju Perbatasan, Trump Ingin Kerahkan 15.000 Tentara

Selama beberapa pekan terakhir, Trump mengancam akan menutup perbatasan dan menahan pendanaan bagi negara yang dilewati oleh para migran.

Kini karavan migran terpaksa berjalan kaki setelah ditolak menggunakan bus di Meksiko untuk menuju AS.

Para migran harus berjalan kaki sekitar 64 km dari Juchitan ke Matias Romero, dan dari sana masih ada 726 km perjalanan yang harus ditempuh.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.