AS Tak akan Tinggal Diam Jika Taiwan Diserang

Kompas.com - 31/10/2018, 17:56 WIB
Brent Christensen, Direktur Institut Amerika, kedutaan de facto AS di Taiwan. AFP / SAM YEHBrent Christensen, Direktur Institut Amerika, kedutaan de facto AS di Taiwan.

WASHINGTON, KOMPAS.com - Pemerintah Amerika Serikat mengatakan pihaknya tidak akan tinggal diam jika ada upaya yang ingin secara sepihak mengubah status Taiwan sebagai pemerintahan yang berdiri sendiri.

Pernyataan itu disampaikan Brent Christensen, Direktur Institut Amerika, kedutaan de facto AS, di Taiwan, menyusul adanya peringatan yang jelas dari Beijing yang ingin merebut kembali pulau Taiwan, bahkan jika perlu dengan kekerasan.

"Saya berada di sini untuk menyampaikan bahwa kebijakan AS terhadap Taiwan belum berubah," kata Christensen seperti dilansir dari SCMP.

"Setiap upaya untuk menentukan masa depan Taiwan melalui cara-cara selain perdamaian berarti menjadi ancaman terhadap perdamaian dan keamanan wilayah Pasifik Barat. Dan hal itu menjadi keprihatinan besar bagi Amerika Serikat," lanjutnya.

Baca juga: Kongres AS Sepakati Jual Senjata Rp 5 Triliun ke Taiwan

"Kami menentang upaya sepihak untuk mengubah status quo (Taiwan)," tambah Christensen dalam konferensi pers perdananya di Taiwan.

Christensen mengatakan, sebagai utusan AS yang baru di Taiwan, dirinya akan melakukan segala cara untuk mempromosikan kerja sama keamanan antara Washington dengan Taipei.

"Mempromosikan kerja sama keamanan dan meningkatkan kemampuan pertahanan diri Taiwan adalah dua hal yang berjalan beriringan," kata dia.

Menurut Christensen, mendukung Taiwan dalam mempertahankan kemampuan pertahanan diri terhadap kekerasan merupakan kewajiban AS.

Selain mendukung status pemerintahan Taiwan yang mandiri, Washington mengatakan, juga siap untuk membantu Taipei agar dapat bergabung kembali dengan organisasi internasional, seperti Interpol.

Disampaikannya, salah satu dari empat prioritasnya sebagai direktur institut adalah untuk mempromosikan partisipasi Taiwan dalam komunitas internasional.

Halaman:


Sumber SCMP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X