Kompas.com - 29/10/2018, 19:46 WIB

SINGAPURA, KOMPAS.com - Pemerintah Singapura menyatakan melakukan kontak dengan Indonesia setelah pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan dekat Karawang, Jawa Barat.

Dilaporkan Channel News Asia Senin (29/10/2018), juru bicara Kementerian Luar Negeri Singapura menyatakan, belum ada laporan warganya ada di penerbangan tersebut.

Baca juga: Presiden Instruksikan Pencarian Lion Air JT-610 Dilakukan 24 Jam

"Pemerintah kami sangat bersedih dengan kabar itu, dan menawarkan bantuan dalam bentuk apapun jika Indonesia membutuhkannya," ujar juru bicara tersebut.

Sebelumnya, pesawat Lion Air JT 610 hilang kontak setelah 13 menit lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Bandara Depati Amir di Pangkal Pinang.

Pesawat yang berangkat pukul 06.20 WIB itu membawa 189 orang yang terdiri dari 179 penumpang dewasa, 1 penumpang anak, dua bayi, dua pilot, dan lima kru.

Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyatakan bahwa pesawat Lion Air JT 610 baru dua bulan mengudara.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro juga mengatakan hal yang sama, yakni pesawat ini baru dioperasikan pada 15 Agustus 2018 lalu.

Danang menjelaskan, pesawat tersebut dinyatakan laik operasi sebelum digunakan untuk melaksanakan penerbangan komersial.

Baca juga: Takut Terbang Setelah Tragedi Lion Air, Ini yang Harus Dilakukan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.