China Peringatkan Warganya di Kanada agar Tak Pakai Ganja

Kompas.com - 29/10/2018, 18:06 WIB
Warga Kanada berkumpul dalam acara konser pada malam menjelang pelegalan penggunaan ganja rekreasional di Toronto, Selasa (16/10/2018). AFP / IAN WILLMS / GETTY IMAGES NORTH AMERICAWarga Kanada berkumpul dalam acara konser pada malam menjelang pelegalan penggunaan ganja rekreasional di Toronto, Selasa (16/10/2018).

TORONTO, KOMPAS.com - Diplomat China di Kanada merilis surat terbuka bagi warganya di Kanada agar tidak ikut euforia legalisasi ganja untuk tujuan rekreasional.

Surat tersebut diunggah di situs resmi Konsulat China di Kanada, disertai penjelasan ahli hukum apa artinya legalisasi ganja di Kanada.

Baca juga: Meski Legal, Korea Selatan Larang Warganya di Kanada Konsumsi Ganja

"Dalam rangka melindungi mental maupun fisik kalian, kami mengimbau agar warga China menghindari kontak langsung dengan ganja," demikian penggalan surat itu dikutip SCMP Senin (29/10/2018).

Surat itu memaparkan setiap ketentuan kapan penggunaan ganja di Kanada menjadi legal, dan mengingatkan agar tak memberikannya kepada warga di bawah 18 tahun atau membawanya keluar.

Kepemilikan, pemakaian, maupun penanaman ganja merupakan perbuatan melanggar hukum di Negeri "Panda", dan meminta warganya tak membawa ganja dari Kanada.

Surat itu mengingatkan jika ada warga yang melakukan pelanggaran hukum dan mendapat hukuman, maka dia bakal langsung dideportasi.

Pengesahan itu menuai respon beragam. Sebagian generasi muda China yang tinggal di Kanada memuji keputusan yang diteken pertengahan Oktober itu.

Sementara sebagian lainnya menyuarakan keprihatinan akan bahaya ganja. "Bayangkan berapa banyak warga China yang hidupnya bakal hancur," kata salah satu netizen.

Pekan lalu, Korea Selatan (Korsel) juga meminta warganya tak terpengaruh legalisasi, dan mengancam bakal menangkap jika ada yang kedapatan mengonsumsi saat mereka pulang.

Seperti diketahui, Kanada merupakan negara kedua di dunia setelah Uruguay yang mengizinkan konsumsi ganja untuk tujuan bersenang-senang.

Secara total, Badan Statistik Kanada menyebut ada 5,4 juta orang yang membeli ganja dari apotek legal sepanjang 2018.

Legalisasi ganja merupakan pemenuhan janji kampanye Perdana Menteri Justin Trudeau yang dibuat saat pemilihan pada 2015.

Baca juga: Meksiko Pertimbangkan Ikuti Jejak Kanada untuk Melegalkan Ganja

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X