Kanguru Tenggelam di Pantai, Selamat Berkat Polisi Lakukan Prosedur CPR

Kompas.com - 28/10/2018, 17:10 WIB

MELBOURNE, KOMPAS.com - Australia merupakan rumah utama bagi kanguru sehingga segala tingkahnya kerap meramaikan pemberitaan.

Kali ini, seekor kanguru melompat ke laut di pantai Melbourne dan diselamatkan oleh dua polisi, Sersan Christopher Russo dan Sersan Senior Kirby Tonkin.

Namun, kondisinya yang tidak sadar membuat polisi harus melakukan apa saja untuk memulihkan kanguru, termasuk dengan prosedur Cardiopulmonary Resusication (CPR).

Baca juga: Di Australia, Harry dan Meghan Disuguhi Daging Kanguru Bakar

Melansir The Sydney Morning Herald, Minggu (28/10/2018), kanguru itu terlihat kesulitan berada di dalam air sehingga darah dan buih keluar dari hidung dan mulutnya.

"Kami tidak saling berbicara, sebab kami berdua tahu yang perlu dilakukan," kata Russo.

Petugas dari kantor polisi Rosebud dipanggil pada Sabtu (27/10/2018) pada pukul 17.00 waktu sempat.

"Kami melompat masuk dan berenang ke arahnya, pada saat kami tiba, darah dan buih keluar dari hidung dan mulutnya. Jelas kanguru itu tengah tenggelam," ujarnya.

Sersan Russo yang akhirnya melakukan prosedur CPR untuk menyadarkan mamalia berkantung itu. Sebelumnya, dia pernah berlatih CPR kepada anjing peliharaannya ketika ditabrak mobil.

"Kanguru bisa berenang tapi mereka tidak terlalu mahir dalam hal itu," ucapnya.

"Jika kami tidak bertindak dalam 30 detik selanjutnya, mungkin ceritanya akan berbeda," katanya.

Dia menyebut, kanguru tersebut beruntung masih hidup mengingat jumlah air asin yang masuk cukup banyak.

"Tapi mereka tidak melakukan CPR yang dari mulut ke mulut," demikian keterangan Kepolisian Victoria kepada AFP.

Baca juga: Kanguru Liar Mengamuk, Serang dan Lukai Dua Orang di Australia

Petugas penyelamat hewan Animalia Wildlife Michelle Thomas mengatakan, hewan yang berada di semenanjung benar-benar kesulitan.

"Ada pembangunan di semenanjung. Koala kehilangan pohon-pohon karet mereka dan kanguru kehilangan tanah mereka," ujarnya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.