Kompas.com - 28/10/2018, 12:01 WIB
Anggota dan pendukung komunitas Yahudi menyalakan lilin untuk menghormati korban penembakan di sinagoge Tree of Life Synagogue di lingkungan Squirrel Hill di Pittsburgh. Mereka berkumpul di depan Gedung Putih di Washington DC pada Sabtu (27/10/2018). (AFP/Andrew Caballero-Reynolds) Anggota dan pendukung komunitas Yahudi menyalakan lilin untuk menghormati korban penembakan di sinagoge Tree of Life Synagogue di lingkungan Squirrel Hill di Pittsburgh. Mereka berkumpul di depan Gedung Putih di Washington DC pada Sabtu (27/10/2018). (AFP/Andrew Caballero-Reynolds)

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Penembakan di Amerika Serikat memang kerap terjadi. Yang terakhir terjadi pada Sabtu (27/10/2018).

Seorang pria bernama Robert Bowers melepaskan tembakan ke sebuah sinagoge yang sedang ramai. Aksi terornya berlangsung selama 20 menit, menewaskan 11 orang dan melukai enam orang.

Sebelum menyerang, Bowers mengunggah berbagai pesan di media sosial tentang anti-semitisme.

Baca juga: Diduga Anti-semit, Ini Fakta Awal Pelaku Penembakan Sinagoge di AS

Dalam sejarah AS, setidaknya ada tiga peristiwa penembakan berlatar belakang anti-semitisme dalam 20 tahun terakhir. Berikut selengkapnya:

Agustus 1999

VOA News mencatat, pada 10 Agustus 1999, lima orang terluka di Pusat Komunitas Yahudi Los Angeles. Seorang pria anggota supremasi kulit putih, Buford Furrow, melepaskan 70 tembakan di lobi gedung tersebut.

Furrow kemudian membunuh seorang pengantar surat, lalu melarikan diri dengan menumpang taksi menuju Las Vegas. Di sana, dia menyerahkan diri kepada pohak berwenang.

Dia mengatakan kepada FBI, aksinya merupakan seruan utk membangunkan Amerika agar membunuh orang Yahudi.

Furrow dinyatakan bersalah atas aksi pembunuhan dan pelanggaran hak sipil. Dia dijatuhi hukuman seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat.

Juli 2006

Masyarakat Seattle, Washington DC, digegerken oleh aksi penembakan oleh pria bersenjata pada 28 Juli 2006.

Naveed Haq menembaki Federasi Yahudi Seattle hingga menewaskan satu orang dan melukai lima lainnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber VOA News
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X