Kompas.com - 27/10/2018, 18:15 WIB

"Jika orang-orang kami tetap diserang, kami bisa mempertimbangan perlawanan dalam bentuk maupun jenis yang berbeda," demikian penjelasan Islamic Jihad.

Serangan roket itu terjadi di tengah perkembangan negosiasi yang dimediasi Mesir untuk mengakhiri aksi unjuk rasa yang berujung bentrok antara rakyat Palestina dengan militer Israel.

Jumat, sebagian dari 16.000 warga Palestina yang melakukan demonstrasi terlibat pertikaian dengan aparat Israel, dan berujung enam orang Palestina tewas.

Kementerian Kesehatan Gaza menyatakan, lima orang ditembak militer, sedangkan satu orang tewas setelah granat yang dipegangnya tak sengaja meledak.

Baca juga: Israel Kerahkan 60 Tank dan Kendaraan Lapis Baja ke Perbatasan Gaza

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Sumber AFP


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.