Tunangan Jamal Khashoggi Tolak Undangan Trump ke Gedung Putih

Kompas.com - 27/10/2018, 12:55 WIB
Hatice (36), tunangan jurnalis ternama Arab Saudi Jamal Khashoggi yang hilang sejak Selasa (2/10/2018). AFP/OZAN KOSEHatice (36), tunangan jurnalis ternama Arab Saudi Jamal Khashoggi yang hilang sejak Selasa (2/10/2018).

ANKARA, KOMPAS.com - Tunangan jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi, Hatice Cengiz, mengaku menolak undangan dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Pernyataan itu dia sampaikan dalam wawancara dengan televisi Turki Haberturk, penampilan pertamanya sejak Khashoggi dibunuh pada 2 Oktober lalu.

Dilansir Al Jazeera Jumat (26/10/2018), Cengiz menuturkan telah menerima undangan Trump untuk berkunjung ke Gedung Putih.

Baca juga: Terkait Kematian Khashoggi, Jaksa Saudi Kunjungi Turki


Namun, dia tidak akan pergi hingga pemerintahan Trump menunjukkan keseriusan dalam mengungkap pembunuhan kontributor The Washington Post tersebut.

"Saya merasa undangan yang dikirim hanya semata merupakan pernyataan untuk memenangkan opini publik," kata Cengiz.

Dia menceritakan ketika Khashoggi datang ke gedung Konsulat Saudi di Istanbul, Turki, pukul 13.14 waktu setempat 2 Oktober lalu.

Saat itu Khashoggi datang ke konsulat untuk mengurus dokumen perceraian sekaligus berkas untuk menikah dengan Cengiz.

Ketika pertama kali datang ke konsulat Saudi di Istanbul pada 28 September, Khashoggi diperlakukan dengan baik. Karena itu Khashoggi tak curiga.

Dia mengaku menunggu di luar gedung selama 10 jam. Namun, si tunangan tak juga menampakkan diri sehingga dia memutuskan untuk melapor.

Sumber dari penyelidik Turki mengemukakan Khashoggi dibunuh dan jenazahnya dimutilasi oleh 15 orang. Turki juga mengklaim telah mendapatkan bukti rekaman pembunuhan tersebut.

Cengiz menyebut sang tunangan sebagai patriot, dan menyatakan tidak akan membiarkannya pergi ke konsulat jika tahu ada plot untuk melenyapkan dirinya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Al Jazeera
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Internasional
Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Internasional
Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Internasional
Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Internasional
Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Internasional
Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Internasional
Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Internasional
Baku Tembak 'Panas' Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Baku Tembak "Panas" Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Internasional
Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

Internasional
Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Internasional
Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Internasional
Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Internasional
DPR AS Bakal Rilis 2 Pasal Pemakzulan Trump, Apa Saja?

DPR AS Bakal Rilis 2 Pasal Pemakzulan Trump, Apa Saja?

Internasional
Berhubungan Seks di Mobil, Pasangan di Ukraina Ditembak dan Dikubur Hidup-hidup oleh Pencuri

Berhubungan Seks di Mobil, Pasangan di Ukraina Ditembak dan Dikubur Hidup-hidup oleh Pencuri

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X