Laporkan Pesan Bernada Rasial, Ibu di AS Turut Gagalkan Rencana Penembakan Sekolah

Kompas.com - 25/10/2018, 20:12 WIB
Ilustrasi Facebook The telegraphIlustrasi Facebook

NEW JERSEY, KOMPAS.com - Seorang ibu tiga anak di AS, tidak menyangka dirinya turut menggagalkan sebuah rencana penembakan sekolah, setelah melaporkan seorang pemuda yang mengiriminya pesan bernada rasial.

Koeberle Bull (40), yang tinggal di Lumberton, New Jersey, terkejut saat mendapati pesan bernada rasial di akun Facebook-nya pada 17 Oktober lalu.

Dia mengaku tidak mengetahui pria yang mengiriminya pesan tersebut, yang setelah dia telusuri tinggal di negara bagian Kentucky.

Bull lantas melaporkan tindakan tersebut kepada kepolisian di Kentucky, yang berujung pada penangkapan pemuda bernama Dylan Jarrell yang berusia 21 tahun, pada Kamis (18/10/2018) pekan lalu.

Baca juga: Aksi Penembakan di Sebuah Sekolah di Crimea, 18 Tewas

Polisi menahan Jarrell setelah melakukan penyelidikan dan mendapati tersangka sempat diinterogasi polisi federal terkait ancaman ke salah satu sekolah.

Polisi juga menemukan senjata api, lebih dari 200 butir amunisi, rompi antipeluru, serta sebuah catatan yang memuat rencana terperinci untuk melakukan penyerangan ke sebuah sekolah.

"Harus saya akui saya tidak menduga hal ini, tetapi saya bersyukur karena saya mengikuti naluri saya," kata Bull dalam postingan di Facebook, dikutip New York Post.

Kepolisian Negara Bagian Kentucky menyebut Jarrell sebelumnya sempat mengirim ancaman teror ke dua sekolah.

Dia ditahan dengan dua tuduhan melakukan ancaman teroris tingkat dua, serta satu tuduhan melakukan komunikasi kekerasan.

"Pemuda ini memiliki rencana untuk pergi ke sekolah dan membuat kekacauan," kata Komisaris Polisi Rick Sanders.

"Dia memiliki peralatan yang dibutuhkan, niat yang dibutuhkan dan hanya dihalangi oleh penegakan hukum," tambahnya.

Bull mengaku sebelumnya tidak pernah bertemu dengan tersangka dan heran bagaimana tersangka dapat mengiriminya pesan.

Bull, yang merupakan perempuan kulit putih, memiliki tiga anak berkulit hitam berusia 16, 11 dan 8 tahun, dari pernikahannya dengan suaminya, yang telah meninggal pada 2012 lalu.

Baca juga: Penembakan di Maryland, Pelaku Bunuh Diri Setelah Tewaskan 3 Orang



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X