Tahun Ini, 765 Tokoh VIP Pakistan Ditilang Polisi Lalu Lintas

Kompas.com - 25/10/2018, 16:42 WIB
Polisi lalu lintas. ThinkstockPolisi lalu lintas.
|

ISLAMABAD, KOMPAS.com - Didorong keinginan pemerintah untuk menjadikan semua warga negara sama di mata hukum apapun status sosialnya, Kepolisian Islamabad, Pakistan langsung bergerak.

Hasilnya, sejak Januari 2018 sebanyak lebih dari 700 orang pejabat pemerintah, perwira militer, dan para anggota parlemen ditilang karena melanggar aturan lalu lintas.

Menurut data dari Kepolisian Lalu Lintas Islamabad (ITP) sebanyak 187 pejabat pemerintah, 101 senator dan anggota parlemen, serta 322 orang perwira militer tercatat sebagai pelaku pelanggaran.

Baca juga: Pria Ini Lolos dari Tilang Polisi Setelah Ancam Akan Telanjang di Jalan

Sebagai tambahan, di antara mereka terdapat 32 diplomat asing, 40 pejabat kehakiman, 70 jurnalis, 12 perwira polisi, dan satu orang selebriti.

Adapun pelanggaran yang mereka lakukan termasuk "ngebut", menerobos lampu pengatur lalu lintas, tidak mengenakan sabuk pengaman, menggunakan kaca mobil terlalu gelap, dan menelepon sambil mengemudi.

Senior Superinitenden Farrukh Rasheed mengatakan, penegakan hukum tanpa pandang bulu ini memberikan pesan agar warga, siapapun dia, tidak melanggar aturan lalu lintas.

"Kini tak ada lagi tekanan untuk polisi dari warga kelas atas kepada polisi," ujar Rasheed.

Meski polisi semakin keras tetapi uniknya pelanggaran yang dilakukan para elite Pakistan ini malah melonjak 1.000 persen dibanding tahun lalu.

Sepanjang tahun ini sudah 765 orang VIP yang ditilang, amat jauh berbeda dibanding tahun lalu yang hanya 65 orang.

Di sisi lain, warga Islamabad menyambut baik tindakan polisi yang tidak "tebang pilih" terhadap para pelanggar aturan tersebut.

Ketegasan polisi memunculkan harapan membaiknya citra polisi di mata warga kota Islamabad.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Gulf News
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Internasional
Pria Thailand Kisahkan Cacing Pita Diduga Sepanjang 10 Meter Keluar dari Anus Saat BAB

Pria Thailand Kisahkan Cacing Pita Diduga Sepanjang 10 Meter Keluar dari Anus Saat BAB

Internasional
Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Internasional
Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Internasional
Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Internasional
Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Internasional
Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Internasional
AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

Internasional
Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X