Kompas.com - 25/10/2018, 14:02 WIB

Sebagian dari uang tersebut digunakan untuk membayar utang yang 1MDB kepada perusahaan asal Abu Dhabi, IPIC.

Keduanya diperintahkan untuk menyerahkan paspor umum dan diplomatik mereka kepada pengadilan.

Baca juga: Mahathir: Berseteru dengan Najib Razak Membuat Otak Saya Bekerja

Sementara itu, Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad menyatakan akan ada banyak mantan pejabat pemerintahan yang akan diseret ke pengadilan.

Dia menegaskan, pemerintah saat ini akan terus memberantas korupsi dengan tetap mengacu pada ketentuan hukum.

"Tentu, kita menderita selama hampir 9 tahun. Memiliki pemerintahan yang tidak peduli dengan rakyatnya," ucapnya.

"Yang kalian saksikan hari ini dilakukan terhadap beberapa orang, tapi masih banyak lagi," ujar pria berusia 93 tahun itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.