Najib Razak dan Kroninya Didakwa Rampas Uang Rakyat Rp 24 Triliun

Kompas.com - 25/10/2018, 14:02 WIB
Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak ketika menghadiri upacara pembukaan Parlemen Malaysia di Kuala Lumpur, Selasa (17/7/2018). Najib kini menjadi anggota parlemen dari barisan oposisi. AFP/MOHD RASFANMantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak ketika menghadiri upacara pembukaan Parlemen Malaysia di Kuala Lumpur, Selasa (17/7/2018). Najib kini menjadi anggota parlemen dari barisan oposisi.

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak dan seorang kroninya pada Kamis (25/10/2018) kembali dikenakan dakwaan merampas uang rakyat senilai 6,6 miliar ringgit atau Rp 24 triliun.

Melansir AFP, Najib kini harus menghadapi total 38 dakwaan sejak kehilangan kekuasaan pada tahun ini.

Kebanyakan kasus yang menimpa dia dan kroni-kroninya berkaitan dengan skandal perusahaan 1MDB.

Bersama dengan Najib, seorang rekannya yang juga dijerat dakwaan terbaru itu adalah mantan menteri keuangan senior Mohamad Irwan Serigar Abdullah.


Baca juga: Mahathir Berencana Jual Aset Malaysia, Begini Tanggapan Najib

Namun, keduanya mengaku tak bersalah ketika dakwaan dibacakan Hakim Azman Ahmad di persidangan.

Awalnya kejaksaan meminta uang jaminan untuk masing-masing terdakwa sebesar 3 juta ringgit atau sekitar Rp 10,9 miliar.

Azman kemudian menetapkan uang jaminan sebesar 1 juta ringgit atau Rp 3,6 miliar bagi Najib dan Irwan.

"Kedua terdakwa akan diminta untuk membayar 500.000 ringgit hari ini dan sisanya dalam 10 hari ke depan," katanya, seperti dikutip dari Malay Mail.

Uang rakyat senilai 6,6 miliar ringgit diduga diambil dalam waktu yang berbeda sepanjang Desember 2016 hingga Desember 2017.

Setiap dakwaan yang diberikan berpotensi membawa mereka pada hukuman penjara hingga 20 tahun.

Sebagian dari uang tersebut digunakan untuk membayar utang yang 1MDB kepada perusahaan asal Abu Dhabi, IPIC.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Internasional
Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Internasional
3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

Internasional
Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Internasional
Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Internasional
Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Internasional
Seorang Wanita di Filipina Dipenggal dan Otaknya Dimakan

Seorang Wanita di Filipina Dipenggal dan Otaknya Dimakan

Internasional
Korea Utara Sebut Trump sebagai 'Orang Tua dengan Gangguan Kecerdasan'

Korea Utara Sebut Trump sebagai "Orang Tua dengan Gangguan Kecerdasan"

Internasional
4 Pelaku Pemerkosaan Dokter Hewan di India Ditembak Mati Polisi, Publik Bersukacita

4 Pelaku Pemerkosaan Dokter Hewan di India Ditembak Mati Polisi, Publik Bersukacita

Internasional
Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup oleh Pria yang Memerkosanya

Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup oleh Pria yang Memerkosanya

Internasional
Junjung Demokrasi Inklusif, Ini Jalannya Bali Democracy Forum Ke-12

Junjung Demokrasi Inklusif, Ini Jalannya Bali Democracy Forum Ke-12

Internasional
Kakek Ini Diterkam Beruang Coklat, Hanya Tersisa Tangan dan Kaki

Kakek Ini Diterkam Beruang Coklat, Hanya Tersisa Tangan dan Kaki

Internasional
Ketua DPR AS: Pemakzulan Trump Jalan Terus

Ketua DPR AS: Pemakzulan Trump Jalan Terus

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Jokowi Raih Penghargaan dari Media Singapura | PM Kanada Disebut Trump 'Muka Dua'

[POPULER INTERNASIONAL] Jokowi Raih Penghargaan dari Media Singapura | PM Kanada Disebut Trump "Muka Dua"

Internasional
Dibilang 'Muka Dua', PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Dibilang "Muka Dua", PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X