Dikiranya Anak Anjing, Pria di China Beli Seekor Tikus

Kompas.com - 24/10/2018, 17:02 WIB
Gambar memperlihatkan seekor hewan yang dilaporkan merupakan tikus bambu. Si pemilik yang kesepian mengiranya sebagai anak anjing ketika membelinya dengan harga murah.WeChat via Daily Mirror Gambar memperlihatkan seekor hewan yang dilaporkan merupakan tikus bambu. Si pemilik yang kesepian mengiranya sebagai anak anjing ketika membelinya dengan harga murah.

BEIJING, KOMPAS.com — Seorang pria di China yang kesepian dan membutuhkan teman memutuskan untuk membeli seekor anak anjing di sebuah toko hewan peliharaan.

Namun, seperti dilaporkan Daily Mirror pada Selasa (23/10/2018), dia terkejut ketika mendapati hewan yang dibelinya ternyata bukan anak anjing, melainkan tikus bambu.

Baca juga: Dikira Anjing, Wanita Ini Ternyata Memelihara Seekor Rubah

Media lokal Shanghaiist memberitakan, pria yang tak disebut identitasnya itu membeli "anak anjing" tersebut dengan harga murah.

Namun, keanehan mulai timbul ketika peliharaannya bertumbuh. Selain berperilaku aneh, si "anak anjing" tidak berlari layaknya anjing.

Penasaran, dia mengambil foto hewan peliharaannya dan mengunggahnya di media sosial Weibo dengan harapan ada warganet yang memberi tahu apa sebenarnya hewan tersebut.

Diwartakan The Straits Times, ada warganet yang mengenali hewan itu sebagai tikus bambu. Pria tersebut kemudian mencarinya di internet.

Dari pencariannya, dia menemukan peliharaannya sangat mirip dengan deskripsi tikus bambu. Hewan yang hidup di selatan China, Myanmar, dan Vietnam.

Selain makan bambu sesuai namanya, tikus itu juga makan akar pohon. Mereka hidup di hutan maupun kawasan berumput, dan tumbuh hingga 50 cm.

Mereka dilaporkan merupakan makanan lezat di China, dengan setiap restoran menyajikan hidangan daging tikus bambu di seluruh penjuru negeri.

Mengetahui si hewan peliharaan adalah tikus bambu, pria tersebut memilih untuk mengembalikannya karena tak tahu cara merawatnya.

Ini bukan kali pertama warga di China tertipu ketika membeli hewan peliharaan. Mei lalu, sebuah keluarga di Yunan kaget mengetahui anjing yang mereka besarkan adalah beruang hitam Asia.

Di saat bersamaan, seorang perempuan di kawasan Jinzhong memelihara seekor rubah setelah mengiranya sebagai anjing jenis Japanese Spitz.

Kemudian Juni, pria di Provinsi Liaoning membeli seekor "pomeranian" di toko hewan lokal hanya untuk mengetahui dia memelihara seekor rakun.

Baca juga: Dikira Anjing, Hewan Peliharaan Keluarga Ini Ternyata Beruang Hitam



Terkini Lainnya

Sampaikan Dukacita, Erdogan Sebut Morsi sebagai Martir

Sampaikan Dukacita, Erdogan Sebut Morsi sebagai Martir

Internasional
Mantan Presiden Mesir Mohamed Morsi Meninggal di Tengah Persidangan

Mantan Presiden Mesir Mohamed Morsi Meninggal di Tengah Persidangan

Internasional
Ledakan Misterius Terjadi di Perbatasan China dan Korea Utara

Ledakan Misterius Terjadi di Perbatasan China dan Korea Utara

Internasional
Dilanda Kekeringan, Namibia Bakal Jual 1.000 Satwa Liar

Dilanda Kekeringan, Namibia Bakal Jual 1.000 Satwa Liar

Internasional
Diundang Kim Jong Un, Xi Jinping Akan Kunjungi Korea Utara Pekan Ini

Diundang Kim Jong Un, Xi Jinping Akan Kunjungi Korea Utara Pekan Ini

Internasional
Protes Kekerasan oleh Pasien, Ribuan Dokter di India Gelar Aksi Mogok

Protes Kekerasan oleh Pasien, Ribuan Dokter di India Gelar Aksi Mogok

Internasional
Kisah Peluncuran 'Discovery STS-51G', Bawa Astronot Muslim Pertama

Kisah Peluncuran "Discovery STS-51G", Bawa Astronot Muslim Pertama

Internasional
Cadangan Uranium Iran Bakal Melebihi Batas pada 27 Juni

Cadangan Uranium Iran Bakal Melebihi Batas pada 27 Juni

Internasional
Viral soal Pengendara Tertib Berlalu Lintas di India, Ini Penjelasannya

Viral soal Pengendara Tertib Berlalu Lintas di India, Ini Penjelasannya

Internasional
Jumlah Hulu Ledak Nuklir di Dunia Dilaporkan Menurun tapi Lebih Modern

Jumlah Hulu Ledak Nuklir di Dunia Dilaporkan Menurun tapi Lebih Modern

Internasional
Pemerintah Saudi Tutup Kelab Malam 'Halal' di Hari Pembukaannya

Pemerintah Saudi Tutup Kelab Malam "Halal" di Hari Pembukaannya

Internasional
Otoritas Bangladesh Ubah Menu Sarapan di Penjara Setelah 200 Tahun

Otoritas Bangladesh Ubah Menu Sarapan di Penjara Setelah 200 Tahun

Internasional
Mencoba Trik Sulap Houdini, Pesulap Ini Malah Menghilang di Sungai

Mencoba Trik Sulap Houdini, Pesulap Ini Malah Menghilang di Sungai

Internasional
Presiden Brasil: Kriminalisasi Homofobia Justru Rugikan Kaum Gay

Presiden Brasil: Kriminalisasi Homofobia Justru Rugikan Kaum Gay

Internasional
Gelar Misa Perdana di Gereja Notre Dame, Uskup Agung Paris Pakai Helm Putih

Gelar Misa Perdana di Gereja Notre Dame, Uskup Agung Paris Pakai Helm Putih

Internasional

Close Ads X