Menjamu Raja Belanda, Ratu Elizabeth II Bicara Brexit untuk Kali Pertama

Kompas.com - 24/10/2018, 10:26 WIB
Raja Belanda Willem-Alexander (dua dari kiri) dan Ratu Maxima (kiri) bersama Ratu Elizabeth II (tengah) Inggris, Pangeran Charles dan Camilla (kanan), di Istana Buckingham di London, Inggris, Selasa (23/10/2018). (AFP/POOL/Peter Nicholls) Raja Belanda Willem-Alexander (dua dari kiri) dan Ratu Maxima (kiri) bersama Ratu Elizabeth II (tengah) Inggris, Pangeran Charles dan Camilla (kanan), di Istana Buckingham di London, Inggris, Selasa (23/10/2018). (AFP/POOL/Peter Nicholls)

LONDON, KOMPAS.com - Ratu Elizabeth II menjamu kedatangan Raja dan Ratu Belanda pada Selasa (23/10/2018) di Istana Buckingham, London, Inggris.

Dalam kesempatan itu pula, untuk kali pertama sang ratu mengomentari soal British Exit atau Brexit.

Di depan Raja Willem-Alexander dan istrinya, Ratu Maxima, Ratu Elizabeth mengatakan sebagai inovator, pemasok, dan berperan dalam internasional, Inggris mencari kepercayaan diri pada masa depan.

Daily Express mengabarkan, dengan tidak memihak dalam masalah politik, ratu memilih untuk menekankan kualitas yang dibutuhkan Inggris dan Belanda ketika politik negaranya terus terbagi oleh isu Brexit.

Baca juga: Begini Cara Ratu Elizabeth II dan Putri Diana saat Umumkan Kehamilan

"Saya teringat kunjungan kenegaraan nenek Anda, Ratu Juliana dan Pangeran Bernhard pada 1972, saat saya berbincang soal hubungan erat kedua negara menjadi makin penting ketika konfigurasi baru Eropa muncul," katanya dalam pidato.

"Ketika kami melihat kemitraan baru dengan Eropa, itu merupakan nilai dan komitmen bersama satu sama lain," ujarnya.

Ratu Elizabeth II memuji hubungan erat antara Inggris dan Belanda, yang disebutnya sangat berkontribusi pada ekonomi dan kehidupan budaya Inggris.

"Belanda merupakan salah satu investor Eropa terbesar di Inggris. Kami memiliki komunitas Belanda yang berkembang, pertukaran seni, dan olahraga," ucapnya.

Sementara, Raja Willem-Alexander mendesak Inggris untuk menghilangkan ketidakpastian yang menggantung terhadap warga Belanda di Inggris setelah Brexit.

Dia menyesali keputusan Inggris meninggalkan Uni Eropa, namun tetap menghormati keputusan tersebut.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X