Erdogan: Jamal Khashoggi Korban Pembunuhan Berencana yang Kejam

Kompas.com - 23/10/2018, 17:57 WIB
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berpidato dalam pertemuan Partai Keadilan dan Pembangunan Turki (AKP) di Ankara, Jumat (26/1/2018). Adem Altan / AFPPresiden Turki Recep Tayyip Erdogan berpidato dalam pertemuan Partai Keadilan dan Pembangunan Turki (AKP) di Ankara, Jumat (26/1/2018).

ANKARA, KOMPAS.com - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menuturkan kematian jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi bukan dikarenakan kecelakaan.

"Khashoggi merupakan korban pembunuhan berencana yang kejam," ujar Erdogan dalam pertemuan parlemen Selasa (23/10/2018), seperti dikutip CNN.

Presiden dari Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) itu mematahkan argumentasi Saudi bahwa Khashoggi tewas pada 2 Oktober akibat bertikai.

Baca juga: Dibayangi Skandal Khashoggi, Konferensi Investasi di Riyadh Dibuka

Dilansir Euronews, Erdogan menyebut beberapa kejanggalan yang membuatnya yakin kontributor media Amerika Serikat (AS) The Washington Post itu dibunuh.

Antara lain sikap staf Konsulat Saudi di Istanbul, tempat Khashoggi terakhir berada, yang mengulur waktu penyelidik Turki untuk memasuki gedung.

Dia mengungkapkan tim beranggotakan tiga orang datang ke Saudi sehari sebelum Khashoggi masuk ke gedung konsulat untuk mengurus dokumen pernikahan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mereka melakukan misi pengawasan ke dua tempat, dan mencabut perangkat keras kamera pengawas yang dipasang di dalam gedung.

Setelah itu di hari kejadian, tim berisi 15 orang datang menggunakan dua penerbangan berbeda ke Istanbul dan memasuki gedung.

Khashoggi yang diketahui dekat dengan pejabat pemerintahan, menginstruksikan tunangannya, Hatice Cengiz, menghubungi si pejabat jika dia tak keluar dari konsulat.

"Kami menegaskan bahwa kami tak bakal diam dan melakukan segala tindakan untuk menegakkan keadilan," ujar presiden berumur 64 tahun tersebut.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber CNN,Euronews
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.