Kompas.com - 23/10/2018, 17:39 WIB

NEW DELHI, KOMPAS.com - Dua turis asal China ditahan otoritas India setelah kedapatan membawa sejumlah syal yang terbuat dari bulu hewan yang dilindungi.

Kedua perempuan turis tersebut ditahan di Bandara Indira Gandhi, New Delhi, saat akan kembali ke Shanghai pada Kamis (18/10/2018), setelah petugas bea cukai menemukan syal berbahan bulu antelop Tibet dalam koper mereka.

Antelop Tibet yang biasa disebut chiru oleh warga setempat, termasuk dalam daftar hewan dilindungi yang terancam punah oleh World Conservation Union, juga oleh China dan India.

Syal tersebut terbuat dari bulu bagian leher bawah yang dianggap berkualitas paling baik.

Kedua turis China itu kedapatan memiliki 15 lembar syal bulu chiru senilai total 574.000 dolar AS atau sekitar Rp 8,7 miliar.

Baca juga: Turis China Nekat Berkendara di Jepang Pakai SIM Palsu

Kedutaan besar China di New Delhi, pada Minggu (21/10/2018), mengkonfirmasi telah menghubungi keluarga kedua turis dan menawarkan pendampingan hukum.

Direktur kedutaan Zhao Jun mengingatkan kepada turis China untuk selalu mematuhi peraturan yang berlaku di India, termasuk dengan tidak membeli syal berbahan bulu hewan yang dilindungi.

"Warga China yang saat ini berencana mengunjungi India, kami ingatkan untuk selalu mematuhi undang-undang perlindungan hewan liar dan aturan lain yang berlaku di India. Juga jangan membawa hewan ataupun tanaman liar," kata Zhao.

"Kami ingatkan sekali lagi kepada wisatawan untuk mempelajari hukum dan aturan yang berlaku di India, serta untuk selalu menghormati adat kebiasaan lokal agar perjalanan mereka aman," tambahnya.

Dilaporkan media China, dilansir SCMP, kedua perempuan turis yang ditahan terancam hukuman denda hingga 450.000 yuan (sekitar Rp 984 juta) masing-masing dan penjara hingga tujuh tahun.

Baca juga: Beri Hormat Ala Hitler di Muka Reichstag-Berlin, 2 Turis China Dibekuk

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber SCMP


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.