Kompas.com - 22/10/2018, 19:16 WIB
Tentara Korea Selatan dan Korea Utara berdiri di sisi masing-masing di Desa Panmunjom. Ed Jones / Agence France-Presse-Getty ImagesTentara Korea Selatan dan Korea Utara berdiri di sisi masing-masing di Desa Panmunjom.

PANMUNJOM, KOMPAS.com - Korea Utara bersama Korea Selatan dan Komando PBB telah mencapai kesepakatan untuk menarik senjata api dan pos penjaga di zona demiliterisasi dalam pekan ini.

Demikian disampaikan Kementerian Pertahanan Korea Selatan, seperti dilansir dari Channel News Asia, Senin (22/10/2018).

Kesepakatan tersebut menjadi yang terkini dalam perkembangan pesat hubungan antara kedua Korea.

Kedua Korea bersama dengan PBB telah kembali bertemu di desa perbatasan, Panmunjom untuk membahas cara-cara mendemiliterisasi dari perbatasan.

Upaya penarikan kekuatan militer dari wilayah perbatasan tersebut sejalan dengan pakta antar-Korea yang tercapai dalam pertemuan antara Presiden Korsel Moon Jae-in dengan Pemimpin Korut Kim Jong Un di Pyongyang bulan lalu.

Baca juga: Korsel-Korut Mulai Bersihkan Ladang Ranjau di Zona Demiliterisasi

Komando PBB (UNC) yang dipimpin AS telah ikut mengawasi kawasan demiliterisasi sejak berakhirnya Perang Korea dengan perjanjian gencatan senjata pada 1953.

Komando tersebut juga menegaskan akan mendukung upaya kedua Korea untuk mengimplementasikan kesepakatan militer mereka.

Semula AS sempat mengkhawatirkan jika kesepakatan antara kedua Korea akan merusak kesiapan pertahanan dan menyebabkan tidak adanya kemajuan dalam proses denuklirisasi Korea Utara.

Kesepakatan militer tersebut menyatakan bahwa kedua Korea akan menarik 11 pos penjaga dalam radius satu kilometer dari garis demarkasi militer di perbatasan mereka pada akhir tahun ini.

Pyongyang dan Seoul juga berencana menarik seluruh senjata api dari Area Keamanan Bersama (JSA) di Panmunjom dan memangkas hingga 35 personil masing-masing yang ditempatkan di sana.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.