Monumen Wikipedia di Polandia, Dibangun untuk Menghargai Penyunting

Kompas.com - 22/10/2018, 13:21 WIB
Sebuah model patung (kiri) yang akan terdiri dari empat tokoh yang memegang simbol Wikipedia telegraphSebuah model patung (kiri) yang akan terdiri dari empat tokoh yang memegang simbol Wikipedia

KOMPAS.com - Pada era digital seperti saat ini, beragam informasi mudah ditemukan di internet. Adapun, Wikipedia menjadi salah satu sumber penyedia informasi di internet yang kerap digunakan warganet.

Wikipeda merupakan ensiklopedia berbasis crowdsource yang informasinya bisa ditambah atau diedit orang di luar pengelola situs.

Meski begitu, tetap ada sejumlah orang yang disebut sebagai Wikipediawan, yang memastikan informasi yang ditambahkan sesuai fakta.

Pada 22 Oktober 2014, sebuah monumen didirikan di kota S?ubice, Polandia, sebagai penghargaan untuk para penyunting Wikipedia.

Peresmiannya, dihadiri oleh komunitas Wikimedia setempat dan Yayasan Wikimedia sebagai pengelola ensiklopedia daring itu.

Menghargai penyunting

Antusiasme besar yang dimiliki penyunting Wikipedia membuat seseorang merasa tergerak untuk membuat monumen sebagai penghargaan kepada penyunting maupun penulis.

Ensiklopedia bebas yang diluncurkan pada 2001 ini memang menjadi hits di Polandia karena menyediakan beragam informasi yang dibutuhkan. Bahkan informasi dalam bahasa Polandia di Wikipedia tercatat sebagai salah satu yang terbesar, dan melewati Wikipedia berbahasa Perancis dan Spanyol.

Pada 2010, seorang profesor bernama Krzysztof Wojciechowski menginisiasi proyek pembangunan monumen.

Monumen Wikipediawikipedia.org Monumen Wikipedia
Krzysztof Wojciechowski  merupakan direktur sebuah perguruan tinggi setempat, yang mengaku kagum akan layanan yang disediakan Wikipedia. Dia berpendapat bahwa patung itu adalah simbol yang tepat untuk kota.

"Saya siap untuk berlutut di hadapan Wikipedia. Itu sebabnya saya memikirkan sebuah monumen di mana saya bisa melakukannya," kata Wojciechowski seperti dilansir dari ABC News.

Proposal akhirnya segera dikirimkan kepada Pemerintah Polandia dan mendapat respons baik dari otoritas setempat. Akhirnya, Pemerintah Kota S?ubice mendanai monumen tersebut dengan menggelontorkan dana 50.000 zloty (sekitar 11.800 euro atau Rp 183 juta).

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bebas dari Kamp Penahanan Suriah, 3 Wanita Perancis Disebut Kembali ke Tangan ISIS

Bebas dari Kamp Penahanan Suriah, 3 Wanita Perancis Disebut Kembali ke Tangan ISIS

Internasional
Susul Jerman dan Perancis, Inggris Juga Tangguhkan Ekspor Senjata ke Turki

Susul Jerman dan Perancis, Inggris Juga Tangguhkan Ekspor Senjata ke Turki

Internasional
China Peringatkan Turki Hentikan Aksi Militer dan Kembali pada Resolusi Politik yang Benar

China Peringatkan Turki Hentikan Aksi Militer dan Kembali pada Resolusi Politik yang Benar

Internasional
Pusat Evakuasi di Jepang Dilaporkan Tolak Dua Tunawisma saat Bencana Topan Hagibis Menerjang

Pusat Evakuasi di Jepang Dilaporkan Tolak Dua Tunawisma saat Bencana Topan Hagibis Menerjang

Internasional
Terlempar dari Wahana di Pekan Raya Perancis, Seorang Pengunjung Tewas

Terlempar dari Wahana di Pekan Raya Perancis, Seorang Pengunjung Tewas

Internasional
Guru di China Paksa Muridnya Makan Sampah sebagai Hukuman

Guru di China Paksa Muridnya Makan Sampah sebagai Hukuman

Internasional
Jelang Debat Demokrat, Peringkat Joe Biden Merosot di Survei

Jelang Debat Demokrat, Peringkat Joe Biden Merosot di Survei

Internasional
Janji Akan Menikahi, Pria Pengangguran Ini Justru Perkosa Kenalannya

Janji Akan Menikahi, Pria Pengangguran Ini Justru Perkosa Kenalannya

Internasional
Siaran Langsung di Tengah Topan Hagibis, Jurnalis Ini Malah Dimarahi Netizen

Siaran Langsung di Tengah Topan Hagibis, Jurnalis Ini Malah Dimarahi Netizen

Internasional
Erdogan: Tak Akan Ada Anggota ISIS yang Bakal Keluar dari Suriah

Erdogan: Tak Akan Ada Anggota ISIS yang Bakal Keluar dari Suriah

Internasional
King Cobra Sepanjang 4 Meter Ditangkap dari Dalam Selokan di Thailand

King Cobra Sepanjang 4 Meter Ditangkap dari Dalam Selokan di Thailand

Internasional
Dampak Topan Hagibis, Kawanan Tikus Serbu Kota Ini di Jepang

Dampak Topan Hagibis, Kawanan Tikus Serbu Kota Ini di Jepang

Internasional
Erdogan Tak Akan Hentikan Serangan terhadap Kurdi hingga Kemenangan Sempurna Tercapai

Erdogan Tak Akan Hentikan Serangan terhadap Kurdi hingga Kemenangan Sempurna Tercapai

Internasional
Dikubur Hidup-hidup selama 2 Hari, Bayi Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Dikubur Hidup-hidup selama 2 Hari, Bayi Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Internasional
Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X