Video Murid Todongkan Pistol Palsu ke Kepala Guru Hebohkan Warga Perancis

Kompas.com - 22/10/2018, 12:02 WIB
Seorang murid di MA Edouard-Branly, Creteil, Perancis, terekam sedang menodongkan pistol yang diklaimnya palsu ke kepala gurunya. (Metro.co.uk) Seorang murid di MA Edouard-Branly, Creteil, Perancis, terekam sedang menodongkan pistol yang diklaimnya palsu ke kepala gurunya. (Metro.co.uk)

CRETEIL, KOMPAS.com - Sebuah rekaman video memancing kemarahan publik di Perancis. Pasalnya, dalam video itu nampak murid usia 15 tahun menodongkan pistol ke kepala gurunya.

Diwartakan Metro, Minggu (21/10/2018), remaja laki-laki tersebut terdengar meneriakkan sesuatu.

"Letakkan kepala Anda ke bawah," teriaknya sambil mengacungkan pistol ke arah gurunya yang sedang duduk di dekat meja.

Baca juga: Sebotol Anggur Perancis Terjual Lebih dari Rp 8 Miliar dalam Lelang


Meski bersikeras pistol yang digunakan adalah palsu, bocah tersebut tetap akan menghadapi hukuman penjara.

Peristiwa itu terjadi di SMA Edouard-Branly, Creteil, pada Kamis lalu. Sekitar pukul 10.00, remaja dan teman-temannya yang lain memaksa masuk ke kelas.

Kemudian, sang guru dipaksa untuk melakukan instruksinya saat mengarahkan pistol tersebut.

Namun, guru terus mengerjakan sesuatu di laptopnya sambil berbicara pada murid-muridnya di depan kelas.

BBC mengabarkan, remaja itu mengaku hanya bercanda dan mengaku tidak menyadari apa yang dilakukannya ternyata direkam orang lain.

Sementara, gurunya melaporkan kejadian yang menimpanya ke polisi pada Jumat lalu.

Murid yang tidak disebutkan namanya itu lantas menyerahkan diri ke polisi pada hari yang sama dengan ditemani ayahnya.

Surat kabar The Parisian mewartakan, remaja laki-laki tersebut marah karena dianggap absen oleh sang guru karena terlambat masuk sekolah.

Baca juga: Inggris, Perancis dan Jerman Dukung Penyelidikan Kasus Jurnalis yang Hilang

Tak hanya publik di Perancis, Menteri Dalam Negeri Christophe Castaner juga mengutuk keras peristiwa itu.

"Sekolah adalah tempat lahirnya negara republik dan di sanalah kita belajar untuk menghormati negara," katanya.

Presiden Perancis Emmanuel Macron bahkan meminta kementerian untuk mengambil segala upaya agar tidakan demikian dapat dijerat hukum.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Pesawat Militer Chile Menghilang, Tim Penyelamat Temukan Mayat

Kasus Pesawat Militer Chile Menghilang, Tim Penyelamat Temukan Mayat

Internasional
Korban Tewas Gunung Meletus di Selandia Baru Bertambah Jadi 8 Orang

Korban Tewas Gunung Meletus di Selandia Baru Bertambah Jadi 8 Orang

Internasional
Sidang Pemakzulan Trump Bakal Jadi Prioritas Senat AS pada Januari 2020

Sidang Pemakzulan Trump Bakal Jadi Prioritas Senat AS pada Januari 2020

Internasional
Korea Utara Mengancam Bakal Beri 'Hadiah Natal', Ini Peringatan AS

Korea Utara Mengancam Bakal Beri "Hadiah Natal", Ini Peringatan AS

Internasional
Aktivis Perubahan Iklim Greta Thunberg Masuk 'Person of the Year' Versi TIME

Aktivis Perubahan Iklim Greta Thunberg Masuk "Person of the Year" Versi TIME

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Baku Tembak 'Panas' di New Jersey | 2 Pasal Pemakzulan Trump Dirilis

[POPULER INTERNASIONAL] Baku Tembak "Panas" di New Jersey | 2 Pasal Pemakzulan Trump Dirilis

Internasional
Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Internasional
Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Internasional
Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Internasional
Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Internasional
Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Internasional
Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Internasional
Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Internasional
Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X