Tambang Batu Bara di China Runtuh, 20 Pekerja Terperangkap

Kompas.com - 21/10/2018, 20:16 WIB
Bekas penjara yang menjadi tambang batu bara, Longyun di China timur, runtuh dan memerangkap 20 penambang, Sabtu (20/10/2018) malam.
SCMP / XINHUABekas penjara yang menjadi tambang batu bara, Longyun di China timur, runtuh dan memerangkap 20 penambang, Sabtu (20/10/2018) malam.

YUNCHENG, KOMPAS.com - Dua orang penambang batu bara tewas dan 20 lainnya terperangkap, setelah sebuah penambangan di China runtuh, pada Sabtu (20/10/2018) malam.

Insiden tersebut terjadi di tambang batu bara Longyun di kawasan Yuncheng, Provinsi Shandong, sekitar pukul 23.00 malam waktu setempat.

Melansir dari SCMP, diberitakan Xinhua, insiden terjadi saat 334 penambang sedang bekerja di tambang batu bara tersebut.

Sebagian penambang dapat menyelamatkan diri, namun 22 orang terjebak setelah longsoran batu menutup jalan keluar dari terowongan drainase yang sedang mereka bangun.

Dua dari penambang yang terjebak kemudian dilaporkan tewas.

Baca juga: Pria di Australia Temukan Tambang Emas Senilai Rp 148 Miliar

Upaya penyelamatan dilakukan dengan melibatkan lebih dari 170 petugas penyelamat, termasuk pemadam kebakaran dan spesialis lainnya, yang tiba di lokasi tambang tak lama setelah insiden.

Laporan media lokal belum meliputi kondisi terkini dari para penambang yang terperangkap, termasuk keadaan kesehatan mereka.

Operasi penyelamatan dipimpin Huang Yuzhi, wakil menteri di Kementerian Manajemen Darurat.

Tim penyelamat telah diinstruksikan untuk mengumpulkan sebanyak mungkin bukti sambil tetap mencari penambang yang terperangkap.

Bukti diperlukan dalam penyelidikan lanjutan guna mengetahui penyebab runtuhnya tambang.

Tambang batu bara yang runtuh tersebut sebelumnya dikelolah oleh penjara daerah sebelum kemudian diserahkan ke perusahaan pertambangan milik negara Longkou Mining Group yang berada di bawah Shangdong Energy Group pada 2016.

Tambang tersebut diperkirakan masih mengandung 375 juta ton batu bara dengan kapasitas produksi per tahun mencapai 2,4 juta ton.

Bangunan lama penjara dengan tembok-tembok tinggi yang mengelilingi masih dibiarkan berdiri meski pengelolaan telah berpindah.

Baca juga: Tambang Batubara di Pakistan Runtuh, 23 Pekerja Tewas

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber SCMP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Internasional
Pria Thailand Kisahkan Cacing Pita Diduga Sepanjang 10 Meter Keluar dari Anus Saat BAB

Pria Thailand Kisahkan Cacing Pita Diduga Sepanjang 10 Meter Keluar dari Anus Saat BAB

Internasional
Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Internasional
Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Internasional
Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Internasional
Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Internasional
Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Internasional
AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

Internasional
Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Internasional
Satu-satunya Kapal Induk Milik Rusia Terbakar

Satu-satunya Kapal Induk Milik Rusia Terbakar

Internasional
Pemerintahan Baru Gagal Terbentuk, Israel Bakal Gelar Pemilu Ketiga dalam Setahun

Pemerintahan Baru Gagal Terbentuk, Israel Bakal Gelar Pemilu Ketiga dalam Setahun

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X