Pangeran MBS Diklaim Tak Tahu Apapun soal Kematian Jamal Khashoggi

Kompas.com - 20/10/2018, 14:38 WIB
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman AFP/DAN KITWOODPutra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman
|

RIYADH, KOMPAS.com - Seorang sumber di lingkar dalam istana kerajaan Arab Saudi menegaskan, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) tidak mengetahui sama sekali operasi yang berbuntut kematian jurnalis Jamal Khashoggi.

Pernyataan ini disampaikan sang sumber kepada kantor berita Reuters menyusul pernyataan pemerintah Saudi yang mengakui kematian Jamal Khashoggi.

Sebelumnya, pemerintah Saudi mengatakan, Khashoggi tewas akibat perkelahian dengan orang-orang yang bertemu dengannya di konsulat Saudi di Istanbul, Turki.

Baca juga: INFOGRAFIK: Kronologi Seputar Kematian Jurnalis Saudi, Jamal Khashoggi

Terkait kasus itu, kantor penuntut publik Arab Saudi mengatakan, sudah menangkap 18 orang yang dianggap terlibat dalam kasus ini, semuanya adalah warga Saudi.

Selain itu, pemerintah Saudi juga memberhentikan wakil kepala dinas intelijen Mayjen Ahmed al-Assiri dan beberapa orang lainnya terkait insiden tersebut.

Nama, putra mahkota Mohammed bin Salman menjadi sorotan setelah pemerintah Turki menyebut tujuh dari 15 tersangka pembunuh Khashoggi adalah pengawal pribadi Pangeran MBS.

Ke-15 orang itu, menurut sejumlah media Turki, tiba di Istanbul pada 2 Oktober lalu dan langsung menuju kantor konsulat Arab Saudi.

Di saat yang sama, Jamal Khashoggi juga berada di tempat itu untuk mengurus  dokumen-dokumen yang akan dia gunakan untuk menikah di Turki.

Baca juga: Kematian Khashoggi: Raja Salman Pecat Wakil Kepala Dinas Intelijen

Beberapa jam kemudian, ke-15 orang itu meninggalkan kantor konsulat menuju ke bandara dan terbang kembali ke Arab Saudi.

Namun, di saat yang sama, Jamal Khashoggi tak pernah keluar dari gedung itu dan dinyatakan hilang sebelum dipastikan dia telah dibunuh.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Al Arabiya
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.