Berfoto dengan Kontestan Israel, Gelar Miss Earth Lebanon Dicopot

Kompas.com - 19/10/2018, 13:30 WIB
Miss Earth Lebanon Salwa Akar berfoto bersama Miss Earth Israel Dana Zreik. (Twitter/Ofir Gendelman) Miss Earth Lebanon Salwa Akar berfoto bersama Miss Earth Israel Dana Zreik. (Twitter/Ofir Gendelman)

MANILA, KOMPAS.com - Kampanye perdamaian yang diserukan oleh peserta Miss Earth asal Lebanon, Salwa Akar, harus berakhir dengan pencopotan gelar.

Setelah berfoto dengan Miss Earth Israel Dana Zreik, Akar kehilangan gelarnya mewakili Lebanon di ajang Miss Earth yang diselenggarakan di Filipina.

Melansir Daily Mail, Kamis (18/10/2018), foto yang beredar di media sosial menunjukkan Akar dan Zreik saling melingkarkan lengan dengan salah satu tangan masing-masing membuat tanda "damai".

Baca juga: Panen Keluhan, Kontes Kecantikan Miss Hitler Ditutup


Kemudian, penyelenggara Miss Earth Lebanon mengeluarkan pernyataan kepada media setempat mengenai kebijakan yang secara tegas menolak hubungan dengan Israel.

Manajemen Miss Earth Lebanon juga mengaku telah menarik gelar Akar.

Menanggapi keputusan tersebut, Akar menegaskan akan terus berkompetisi dalam kontes Miss Earth meski gelarnya dicopot.

"Saya tidak butuh gelar untuk menjadi diri saya sendiri," tulisnya di Facebook.

"Saya akan menyelesaikan apa yang saya mulai baik dengan atau tanpa dukungan dan cinta kalian," tulisnya.

"Tuhan selalu berada di sisi saya, dia mengerti saya lebih dari siapa pun, dan dia tahu apa yang ada di hati saya. Om Shanti," imbuhnya.

Jerusalem Post mewartakan, pemerintah Lebanon melarang warganya mengunjungi Israel atau memiliki hubungan dengan orang Istael.

Insiden Miss Earth ini bukanlah kontes kecantikan pertama yang membuat warga Lebanon mengalami kesulitan.

Dalam kontes Miss Universe di Miami pada 2015, Miss Lebanon Sally Greige mendapat teguran usai selfie bersama Miss Israel Doron Matalon.

Baca juga: Peserta Miss America Ini Sebut Trump Masalah Terburuk yang Dihadapi AS

Greige mengaku Matalon diadang tiba-tiba untuk berfoto, dia diizinkan mempertahankan gelarnya.

Kompetisi Miss Earth akan diadakan untuk tahun ke-18 di Filipina pada 3 November mendatang.

Kontes ini bertujuan mempromosikan kesadaran lingkungan dengan 89 negara yang berpartisipasi pada tahun ini.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

DPR AS Tolak Usulan Pemakzulan Presiden Donald Trump

DPR AS Tolak Usulan Pemakzulan Presiden Donald Trump

Internasional
Cuaca Buruk, Pesawat Penumpang di India Nyaris Kehabisan Bahan Bakar

Cuaca Buruk, Pesawat Penumpang di India Nyaris Kehabisan Bahan Bakar

Internasional
Kebakaran Studio Animasi di Jepang, Diduga Disengaja

Kebakaran Studio Animasi di Jepang, Diduga Disengaja

Internasional
AS 'Tendang' Turki dari Program Jet Tempur F-35

AS "Tendang" Turki dari Program Jet Tempur F-35

Internasional
Bocah Usia 8 Tahun Tulis Surat Terbuka agar McDonald's Hapus Hadiah Mainan Happy Meal

Bocah Usia 8 Tahun Tulis Surat Terbuka agar McDonald's Hapus Hadiah Mainan Happy Meal

Internasional
Sebut Penumpang Lain Teroris, 2 Perempuan Diturunkan Paksa dari Pesawat

Sebut Penumpang Lain Teroris, 2 Perempuan Diturunkan Paksa dari Pesawat

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Marie dan Pierre Curie Temukan Polonium

Hari Ini dalam Sejarah: Marie dan Pierre Curie Temukan Polonium

Internasional
Gedung Putih Tegaskan Turki Akan Dikeluarkan dari Program F-35

Gedung Putih Tegaskan Turki Akan Dikeluarkan dari Program F-35

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Motif Pembunuhan Selebgram Bianca Devins | Mantan Raja Malaysia Diisukan Bercerai

[POPULER INTERNASIONAL] Motif Pembunuhan Selebgram Bianca Devins | Mantan Raja Malaysia Diisukan Bercerai

Internasional
Gembong Narkoba Meksiko 'El Chapo' Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Gembong Narkoba Meksiko "El Chapo" Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Internasional
Rudal yang Disita Polisi Italia dari Kelompok Neo-Nazi Dijual Qatar pada 1994

Rudal yang Disita Polisi Italia dari Kelompok Neo-Nazi Dijual Qatar pada 1994

Internasional
LSM Israel Ajukan Petisi Jual Kapal Tanker Iran yang Disita untuk Kompensasi Korban Hamas

LSM Israel Ajukan Petisi Jual Kapal Tanker Iran yang Disita untuk Kompensasi Korban Hamas

Internasional
Laporkan Remaja yang Berciuman di Taman ke Polisi, Anggota Parlemen Bangladesh Dikecam

Laporkan Remaja yang Berciuman di Taman ke Polisi, Anggota Parlemen Bangladesh Dikecam

Internasional
Taliban Tutup Puluhan Fasilitas Kesehatan di Afghanistan

Taliban Tutup Puluhan Fasilitas Kesehatan di Afghanistan

Internasional
Kamboja Bakal Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke AS dan Kanada

Kamboja Bakal Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke AS dan Kanada

Internasional
Close Ads X