Kompas.com - 19/10/2018, 11:16 WIB

Dia tampak menghisap ganja yang dibeli dengan kandungan THC rendah.

Di Ontario, 38.000 pesanan untuk ganja senilai 750.000 dollar Kanada atau Rp 8,7 miliar berhasil diproses dalam beberapa jam.

Namun di Quebec, peritel kesulitan untuk mengantisipasi volume penjualan mengingat kurangnya data yang 48 jam lalu masih ilegal.

Baca juga: Perdana Menteri Kanada Mengaku Pernah Merokok Ganja

Kekurangan pasokan juga dilaporkan terjadi di provinsi Newfoundland dan Saskatchewan, serta wilayah di Artik Nunavut.

Seperti diketahui, Kanada menjadi negara kedua di dunia, setelah Urugay, yang melegalkan penggunaan ganja untuk tujuan rekreasi.

Secara total, Badan Statistik Kanada menyebut ada 5,4 juta orang yang membeli ganja dari apotek legal sepanjang 2018.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Sumber AFP
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.