Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 19/10/2018, 09:14 WIB
|

ANKARA, KOMPAS.com — Sebuah harian terbitan Turki pada Kamis (18/10/2018) mengabarkan, salah satu tersangka dalam kasus hilangnya jurnalis Jamal Khashoggi tewas dalam kecelakaan lalu lintas di Riyadh.

Mashal Saad al-Bostani (31), seorang letnan Angkatan Udara Arab Saudi, merupakan satu dari 15 tersangka yang tiba dan meninggalkan Turki pada 2 Oktober lalu.

Ke-15 orang itu sempat mampir di kantor konsulat Saudi di Istanbul bertepatan dengan saat Jamal Khashoggi berada di gedung itu. Demikian harian Yeni Safak.

Baca juga: Raibnya Jamal Khashoggi, Seorang Jenderal Jadi Kambing Hitam

Harian tersebut menambahkan, sejumlah sumber yang dipercaya tidak membeberkan detail kecelakaan di Riyadh yang menewaskan Al-Bostani.

Sumber-sumber itu juga tidak menjelaskan dengan pasti peran Al-Bostani dalam kasus yang diduga sudah menghilangkan nyawa Khashoggi itu.

Sementara itu, kolumnis harian Hurriyet Abdulkadir Selvi mengklaim, pada Kamis (18/10/2018), konsul jenderal Arab Saudi di Istanbul Mohammad al-Otaibi kemungkinan bakal menjadi korban selanjutnya.

Selvi mengatakan, kemungkinan dilenyapkannya Al-Otaibi amat besar karena Pangeran Mohammed bin Salman akan melakukan apa pun untuk menghilangkan bukti.

Harian Yeni Safak sebelumnya mengabarkan, suara Al-Otaibi terdengan dalam salah satu rekaman audio interogasi Khashoggi di gedung konsulat.

Rekaman audio ini konon sudah berada di tangan Pemerintah Turki.

Menurut laporan Yeni Safak, Al-Otaibi meminta para interogator untuk melakukan pekerjaannya di tempat lain karena tak ingin terlibat masalah.

Namun, para interogator itu malah mengancam Al-Otaibi dan memintanya diam jika ingin tetap hidup saat pulang ke Arab Saudi.

Pada Selasa (16/10/2018), Al-Otaibi terbang pulang ke Arab Saudi sebelum kediaman resminya digeledah kepolisian selama lebih dari 8 jam pada 17-18 Oktober lalu.

Adapun harian Sabah merilis foto tangkapan kamera yang diduga adalah salah seorang tersangka raibnya Jamal Khashoggi.

Dalam laporan itu terlihat Maher Abdulaziz M Mutreb, perwira intelijen yang sebelumnya bertugas kedubes Saudi di London, mendarat di Istanbul pada 2 Oktober lalu pukul 03.38 dini hari.

Mutreb kemudian diketahui pergi ke konsulat Saudi di Istanbul pada hari yang sama pada pukul 09.55 waktu setempat.

Baca juga: Presiden Trump Akhirnya Percaya Jurnalis Jamal Khashoggi Dibunuh

Beberapa jam setelah kedatangan Khashoggi, Mutreb meninggalkan gedung konsulat dan berkunjung ke kediaman konsul jenderal pada pukul 16.53.

Dia meninggalkan hotelnya pada pukul 17.15 dan langsung menuju ke Bandara Ataturk dan terbang dengan menggunakan jet pribadi pada pukul 17.58 menuju ke Riyadh.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.