Kompas.com - 19/10/2018, 07:51 WIB
Paus Francis dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in berbincang  di Vatikan pada Kamis (18/10/2018). (AFP/POOL/Alessandro Di Meo). Paus Francis dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in berbincang di Vatikan pada Kamis (18/10/2018). (AFP/POOL/Alessandro Di Meo).

VATICAN CITY, KOMPAS.com - Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mengunjungi Vatikan pada Kamis (18/10/2018). Dia juga berkesempatan bertemu langsung dengan Paus Fransiskus.

Dalam pertemuan itu, Moon menyampaikan pesan dari pemimpin Korea Utara Kim Jong Un yang berkeinginan menyambut pemimpin Gereja Katolik Roma itu di Pyongyang.

Menanggapi hal tersebut, Paus Fransiskus mengaku siap mengunjungi Korea Utara asalkan Kim Jong Un yang langsung mengirimkan undangan resmi.

Baca juga: Kim Jong Un Ingin Paus Fransiskus Berkunjung Ke Korut

"Ketika Presiden Moon bertanya kepada paus, apakah tidak apa-apa bagi Kim untuk mengirim undangan," kata juru bicara presiden Korsel, seperti diwartakan AFP.

"Paus bilang, 'Apa yang baru saja Anda katakan sudah cukup, namun akan lebih baik jika undangan resmi dikirim'," ujar juru bicara mengutip paus.

"Jika undangan sampai, saya pasti akan menanggapinya, dan saya bisa pergi," katanya menirukan ucapan Paus Fransiskus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam sebuah pernyataan, Vatikan memberikan apresiasi terhadap komitmen bersama untuk mendorong semua inisiatif guna mengatasi ketegangan di Semenanjung Korea.

"Saya dapat mengonfirmasi, undangan lisan telah disampaikan," kata juru bicara Vatikan Greg Burke, menanggapi pesan Kim Jong Un melalui Moon.

Sebagai informasi, belum pernah ada paus yang mengunjungi Korea Utara sebelumnya.

Yonhap News mengabarkan, pertemuan Moon dan Paus Fransiskus digelar secara tertutup dengan hanya ditemani seorang pastor Korea Selatan, Han Hyun-taek sebagai penerjemah.

Baca juga: Berduka atas Tsunami Palu, Paus Fransiskus Doakan Para Korban

Moon mengucapkan terima kasih kepada paus atas dukungannya. Dia mengaku mengingat selalu pesan paus bahwa dialog merupakan satu-satunya solusi dalam berbagai konflik.

"Saya senang bertemu Anda. Saya mengunjungi Vatikan sebagai presiden, tapi saya juga seorang beriman dengan nama baptis Timoteo," ujar Moon.

Setelah mengadakan pertemuan selama setengah jam dengan paus, dia akan meninggalkan Italia menuju Brussels dan menghadiri KTT Pertemuan Asia-Eropa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.