Kompas.com - 18/10/2018, 21:25 WIB
Thomas Alva Edison (tengah) berfoto bersama Henry Ford (kiri), pendiri dinasti industri otomotif AS dan harvey Firestone (kanan), pendiri industri ban AS. Foto ini dibuat pada 1930 di Fort Myers, Florida pada ulang tahun Edison ke-83. ACME / AFP Thomas Alva Edison (tengah) berfoto bersama Henry Ford (kiri), pendiri dinasti industri otomotif AS dan harvey Firestone (kanan), pendiri industri ban AS. Foto ini dibuat pada 1930 di Fort Myers, Florida pada ulang tahun Edison ke-83.

KOMPAS.com - Thomas Alva Edison merupakan seorang pengusaha dan juga salah satu penemu terhebat di Amerika Serikat (AS).

Dia memberikan kontribusi besar bagi dunia berkat temuannya yakni lampu pijar selain generator listrik, perekam suara, maupun film.

Sebagai pengusaha, dia memegang sekitar 1.093 hak paten di AS, dan 2.332 hak paten di seluruh dunia atas berbagai penemuannya.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut merupakan biografi dari penemu yang dianggap berjasa membantu perekonomian AS.

Baca juga: Catat, Sukses Datang Dari Keberanian Ambil Risiko

1. Masa Kecil
Edison lahir pada 11 Februari 1847 di Milan, Ohio. Dia merupakan bungsu dari tujuh bersaudara, anak pasangan Samuel Ogden Edison Jr dan Nancy Matthews Elliott.

Edison kecil hanya bersekolah selama beberapa pekan sebelum ibunya menariknya dan memutuskan mengajarinya sendiri.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat itu, gurunya memperingatkan Edison dianggap sebagai murid yang sering tertinggal, tidak pintar, dan dianggap tak berbakat.

Selama diajari ibunya, pendidikan Edison didapatkan dari School of Natural Philosophy karya RG Parker dan The Cooper Union for the Advancement of Science and Art.

Di usia 11 tahun, Edison yang belajar otodidak menunjukkan rasa ingin tahu yang besar dengan membaca berbagai buku.

Baca juga: Lampu Ini Kerap Terlupakan Pemilik Mobil, Fungsinya Vital

2. Awal Karir
Keluarga Edison pindah ke Port Huron, Michigan, setelah pemilik kanal sukses menjauhkan jalur kereta api dari Milan pada 1854, dan membuat Edison Senior kehilangan pekerjaan.

Pada usia 12 tahun, Edison muda mampu meyakinkan orangtuanya untuk membiarkannya menjual koran di jalur kereta Port Huron menujuh Detroit.

Dia menjadi operator telegraf setelah menyelamatkan bocah tiga tahun Jimmie MacKenzie karena terjebak di rel kereta.

Ayah Jimmie, JU MacKenzie, sangat berterima kasih sehingga dia memutuskan mengajari Edison menjadi operator. Tugas pertamanya di Jalur Grand Trunk, Stratford Junction.

Selama bertugas, dia juga menghabiskan waktunya dengan melakukan eksperimen di laboratorium yang terletak dalam kereta.

Dia mendapatkan hak eksklusif untuk menjual koran di kereta. Dibantu empat asisten, dia memublikasikan Grand Trunk Herald.

Di 1866 saat berumur 19 tahun, Edison pindah ke Louisville dan bekerja bagi Western Union serta kantor berita Associated Press.

Dia meminta piket malam sehingga dia bisa melakukan dua hal kesukaannya; membaca dan bereksperimen. Namun kegemarannya malah mendatangkan bencana.

Suatu malam di 1867, dia sedang bereksperimen dengan baterai aki ketika dia menumpahkan asam sulfur ke lantai, yang merembes hingga meja bosnya, dan membuatnya dipecat.

Baca juga: Evolusi Sebuah Bola Lampu

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X