Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 18/10/2018, 20:37 WIB

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Sebuah pengadilan di Malaysia menyatakan Mohd Al-Arsyi bin Mus Budiono, seorang WNI yang bekerja di Malaysia, bersalah dalam kasus terorisme dan dihukum penjara selama 18 bulan.

Dalam pembacaan amar putusan di pengadilan tinggi Kuala Lumpur, Kamis (18/10/2018), hakim Mohd Nazlan Mohd Ghazali menyebut, buruh konstruksi itu terbukti bersalah karena memiliki foto-foto dan video terkait terorisme, khususnya ISIS.

Dalam sidang sehari sebelumnya, Mohd Al-Arshy bin Mus Budiono (24) telah menerima dakwaan dan menyatakan diri bersalah. Demikian dilaporkan harian The Star.

Baca juga: Kemenlu Cari Kebenaran Tiga WNI Ditangkap Malaysia karena Terlibat Terorisme

Zaini Akbar, pengacara warga Indonesia asal Probolinggo itu mengatakan bahwa gambar-gambar dan video-video itu sebenarnya untuk konsumsi pribadinya.

"Ia tidak tahu, bahwa memiliki material terkait Daesh (istilah Arab untuk ISIS), merupakan pelanggaran pidana di Malaysia," katanya seperti dikutip kantor berita Malaysia, Bernama.

KBRI Kuala Lumpur, kepada BBC News Indonesia tidak berkomentar dan hanya mengetakan Kemenlu di Jakarta yang akan memberikan penjelasan.

Mohd Al-Arshy ditangkap di sebuah restoran di Kuala Lumpur, pada 17 Januari 2018 sore karena dituduh merencanakan penyerangan terhadap kantor polisi.

Dia juga dituduh berencana mencari dan membunuh biksu Buddha sebagai balas dendam atas kekerasan yang terjadi terhadap Muslim Rohingya di Myanmar.

Awalnya, Mohd Al-Arshy dikenai tiga dakwaan, di antaranya memberikan dukungan kepada ISIS dan memiliki barang-barang yang terkait dengan  kelompok radikal itu.

Radikalisasi melalui media sosial

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.