Kompas.com - 18/10/2018, 18:49 WIB

KOMPAS.com – Jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi, dinyatakan hilang sejak 2 Oktober 2018. Saat terakhir kali terlihat, dia diketahui masuk ke kantor Konsulat Arab Saudi, di Istanbul, Turki.

Ada spekulasi bahwa ia dibunuh oleh sejumlah orang dan dimutilasi hingga tewas. Meski demikian, hingga hari ini kebenaran informasi itu masih dalam tahap penyelidikan pihak berwenang.

Semasa hidupnya, pria berusia 60 tahun ini merupakan jurnalis yang dikenal kritis terhadap berbagai kebijakan di negaranya.

Beberapa tulisannya antara lain "Putra Mahkota Arab Saudi Harus Mengembalikan Martabat Negaranya dengan Mengakhiri Perang Yaman", "Arab Saudi Tidak Dapat Bersaing dengan Kanada", dan sebagainya.

Terakhir, media yang kerap menampung karya Khashoggi, The Washington Post, menerima tulisannya sehari setelah dia dilaporkan menghilang. Tulisan itu berjudul "Yang Paling Dibutuhkan Negara-negara Arab adalah Kebebasan Berekspresi".

Artikel ini diterima The Washington Post dari penerjemah Khashoggi. Editor The Washington Post, Karen Attiah, memutuskan untuk tidak langsung mempublikasikan tulisan itu.

Karen Attiah berharap dapat melakukan proses editing berdua dengan Khashoggi sebagai penulis.

Namun, Attiah bersikap realistis bahwa keinginan itu tidak akan pernah terjadi. Sebab, Khashoggi diduga tewas setelah dibunuh dengan cara yang keji.

Baca juga: Jurnalis Saudi Dibunuh dan Dimutilasi Hanya dalam Waktu 7 Menit

Inilah beberapa poin utama yang Khashoggi tuliskan dalam kolomnya, yang diunggah The Washington Post pada Rabu (17/10/2018).

Minimnya kebebasan berekspresi

Khashoggi menyoroti negara-negara Arab memiliki tingkat kebebasan berekspresi yang sangat rendah. Berdasarkan laporan dari Freedom House tentang Kebebasan di Dunia 2018, hanya satu negara di Arab yang benar-benar dapat dikatakan bebas, yakni Tunisia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.