Kompas.com - 18/10/2018, 10:34 WIB

ANKARA, KOMPAS.com — Kasus jurnalis Arab Saudi yang menghilang sejak 2 Oktober lalu terus memunculkan berbagai spekulasi.

Kali ini, muncul dugaan Jamal Khashoggi dilenyapkan menggunakan cairan asam setelah dibunuh dan dimutilasi di dalam gedung Konsulat Saudi di Istanbul, Turki.

Diwartakan Sky News, Kamis (18/10/2018), sumber dari penyelidik Turki berujar, mereka memasukkan potongan tubuh ke dalam 15 kantong plastik.

Baca juga: Trump Bantah Lindungi Pemerintah Saudi soal Dugaan Pembunuhan Jurnalis

Selanjutnya, potongan tersebut dihancurkan menggunakan cairan asam yang bereaksi cepat, dan disembunyikan di dekat kediaman Konsulat Jenderal Saudi Mohammed al-Otaibi.

Selain itu, media Turki Yeni Safak memberitakan, terjadi percakapan antara Otaibi dan  Khashoggi sebelum si jurnalis berhadapan dengan 15 orang terduga pelaku.

Dari rekaman pembunuhan yang didapat, dilaporkan kontributor media Amerika Serikat (AS) The Washington Post itu diseret di sebuah ruangan.

Di sana, Khashoggi disiksa sehingga teriakannya didengar staf konsulat. "Lakukan ini di luar. Kalian bisa membuatku terkena masalah," kata Otaibi dalam rekaman.

"Diam jika Anda masih ingin hidup ketika kembali ke Saudi," jawab salah satu pelaku kepada Otaibi. Rekaman memperdengarkan Khashoggi sempat disiksa.

Setelah itu, dia disuntik cairan misterius agar tak berteriak, dan para pelaku mulai memutilasinya dalam keadaan hidup-hidup.

Rabu malam waktu setempat (17/10/2018), polisi Turki menuju kediaman Otaibi dan melakukan pencarian pasca-mencapai kesepakatan dengan Riyadh.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.