Menlu AS Isyaratkan Washington Bakal Cabut Sanksi terhadap Turki

Kompas.com - 17/10/2018, 23:42 WIB
Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo saat bertemu dengan Menlu Turki Mevlut Cavusoglu di Ankara, Rabu (17/10/2018). AFP / LEAH MILLISMenteri Luar Negeri AS Mike Pompeo saat bertemu dengan Menlu Turki Mevlut Cavusoglu di Ankara, Rabu (17/10/2018).

ANKARA, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan kemungkinan Pemerintahan Presiden Donald Trump untuk mencabut sanksi yang dijatuhkan terhadap Turki.

Hal tersebut menyusul telah dibebaskannya seorang pendeta Amerika Serikat yang sempat dipenjara selama dua tahun di Turki.

Melansir dari AFP, Pompeo menyampaikan pernyataan tersebut setelah bertemu dengan pejabat Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu di Ankara, Rabu (17/10/2018).

"Kami akan segera mengambil keputusan. Beberapa sanksi diberlakukan terkait langsung dengan Pendeta Andrew Brunson dan cukup masuk akal untuk mencabutnya saat ini," kata Pompeo kepada wartawan di Belgia.

Baca juga: Pendeta AS yang Ditahan 2 Tahun di Turki Dibebaskan

Pemerintahan Presiden Trump sebelumnya telah menjatuhkan sanksi yang menargetkan Menteri Kehakiman Turki Abdulhamit Gul dan Menteri Dalam Negeri Suleyman Soylu.

Sanksi tersebut sebagai tanggapan atas penangkapan dan penuntutan Turki terhadap pendeta AS, Andrew Brunson, atas tuduhan teror.

Membalas sanksi tersebut, Ankara memberlakukan sanksi yang serupa terhadap anggota kabinet Trump.

Washington lantas menjatuhkan sanksi ekonomi berupa pemberlakuan peningkatan tarif untuk barang-barang impor dari Turki, termasuk alumunium.

Sanksi itu telah berdampak pada melemahnya nilai mata uang lira Turki terhadap dolar AS.

Namun Pendeta Brunson telah dibebaskan dari penjara pada Jumat (12/10/2018) setelah pengadilan Turki memutuskannya bebas bersyarat karena berkelakuan baik.

Dia dibebaskan setelah menjalani masa hukuman selama dua tahun dari total vonis tiga tahun satu bulan dan 15 hari.

Presiden Trump menghargai pembebasan itu yang dianggap akan menjadi jalan bagi Ankara dan Washington untuk memulihkan hubungan.

Sementara Menlu Cavusoglu mengatakan, usai pertemuannya dengan Pompeo, bahwa sanksi tersebut sejak semula tidak masuk akal.

"Kami sepakat dalam hubungan kedua negara seharusnya tidak ada sanksi seperti ini maupun masalah lainnya. Selama ada sanksi, hubungan tidak akan beranjak ke mana-mana," ujarnya.

Baca juga: Pendeta AS yang Dibebaskan Turki Bertemu Trump di Gedung Putih

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Media Internasional Ulas Jokowi yang Tunjuk Saingan Beratnya Prabowo Subianto sebagai Menhan

Media Internasional Ulas Jokowi yang Tunjuk Saingan Beratnya Prabowo Subianto sebagai Menhan

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Video Rudal S-400 Rusia Hancurkan Target | Kaisar Naruhito Lengkapi Ritual Penobatan

[POPULER INTERNASIONAL] Video Rudal S-400 Rusia Hancurkan Target | Kaisar Naruhito Lengkapi Ritual Penobatan

Internasional
Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Internasional
Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Internasional
Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Internasional
TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

Internasional
Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Internasional
Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Internasional
AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

Internasional
Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi 'Baby Shark' kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi "Baby Shark" kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Internasional
Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Internasional
Menderita 'Sakit Tak Tertahankan', Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Menderita "Sakit Tak Tertahankan", Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Internasional
PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

Internasional
Penyandang Disabilitas Ini Diminta 'Lepaskan Celana' oleh Petugas Bandara India

Penyandang Disabilitas Ini Diminta "Lepaskan Celana" oleh Petugas Bandara India

Internasional
Trump 'Siap' Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Trump "Siap" Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X