Pakistan Hukum Mati Pelaku Pembunuhan dan Pemerkosaan Bocah 6 Tahun

Kompas.com - 17/10/2018, 15:19 WIB
Zainab Ansari (6), bocah perempuan yang diperkosa dan dibunuh di Pakistan pada awal bulan ini. news.com.auZainab Ansari (6), bocah perempuan yang diperkosa dan dibunuh di Pakistan pada awal bulan ini.

LAHORE, KOMPAS.com - Otoritas Pakistan mengumumkan telah melaksanakan hukuman mati terhadap pelaku pembunuhan dan pemerkosaan bocah perempuan berusia enam tahun.

Imran Ali menjalani hukuman gantung di penjara Kot Lakhpat, Lahore, Rabu pagi waktu setempat (17/10/2018) setelah terbukti membunuh dan memerkosa Zainab Ansari Januari lalu.

Baca juga: Pelaku Pembunuhan Bocah 6 Tahun di Pakistan Dihukum Mati

"Dia digantung pagi ini di hadapan pejabat penjara dan ayah korban. Jenazahnya segera diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," demikian penjelasan juru bicara penjara.

Dilansir AFP ayah Zainab, Ameen Ansari, mengaku sedikit puas atas eksekusi itu. Sebabnya, dia merasa proses hukuman matinya harus dilaksanakan di depan publik.

"Saya senang keadilan ditegakkan. Namun, saya sedikit kecewa karena dia seharusnya digantung di muka umum," tutur Ansari.

BBC memberitakan, Zainab dilaporkan menghilang pada 4 Januari di Kasur ketika hendak berangkat menuju kelas belajar Al Quran.

Jenazahnya ditemukan 1,5 kilometer dari tempatnya menghilang lima hari kemudian. Dari hasil otopsi, Zainab diperkosa sebelum dicekik hingga tewas.

Kematiannya menimbulkan kemarahan publik Kasur yang melakukan unjuk rasa. Demonstrasi itu berujung bentrokan dengan aparat keamanan, dan menimbulkan dua korban tewas.

Ali ditangkap setelah sampel DNA-nya cocok dengan yang ditemukan di jenazah Zainab. Pemuda 24 tahun itu mengakui perbuatannya.

Dalam dua tahun terakhir, Pakistan mencatat terdapat 12 kasus perkosaan dan pembunuhan. Ali mengakui delapan kasus di antaranya.

Dia mengaku melakukan penyerangan terhadap tujuh bocah lain di Punjab sepanjang 2017. Enam di antaranya dia bunuh, termasuk Zainab.

Baca juga: Protes Kasus Pembunuhan Bocah 8 Tahun di Pakistan, 2 Orang Tewas



Sumber BBC,AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X