Jet Tempur Ukraina Jatuh Saat Latihan NATO, Pilot Asal AS Tewas

Kompas.com - 17/10/2018, 14:21 WIB
Sebuah pesawat tempur Sukhoi Su-27 (atas) milik Rusia diawasi sebuah pesawat tempur Royal Air Force (RAF) Typhoon Inggris (bawah) saat sejumlah pesawat militer Rusia terbang di wilayah udara internasional dekat negara-negara Baltik, Senin (16/6/2014)
ReutersSebuah pesawat tempur Sukhoi Su-27 (atas) milik Rusia diawasi sebuah pesawat tempur Royal Air Force (RAF) Typhoon Inggris (bawah) saat sejumlah pesawat militer Rusia terbang di wilayah udara internasional dekat negara-negara Baltik, Senin (16/6/2014)

KIEV, KOMPAS.com - Sebuah jet tempur Sukhoi Su-27 dari angkatan udara Ukraina dilaporkan jatuh saat mengikuti latihan Organisasi Pertahanan Atlantik Utara ( NATO).

Diwartakan Daily Mirror Selasa (16/10/2018), jet tempur itu jatuh di distrik Ulan dalam latihan multinasional Clear Sky 2018.

Staf Jenderal Ukraina dalam keterangan tertulis mereka di Facebook berkata, tim penyelamat telah mengeluarkan dua jenazah yang ada di jet tempur Su-27 itu.

Baca juga: Adu Balap Lamborghini Huracan Lawan Sukhoi Su-27 [Video]

"Dengan sangat menyesal, kami mengumumkan bahwa satu korban adalah anggota militer Ukraina. Sedangkan satu pilot berasal dari Amerika Serikat ( AS)," demikian keterangan Staf Jenderal.

Pernyataan dari militer Ukraina diperkuat dari keterangan resmi militer AS. "Kami bisa mengonfirmasi anggota kami terlibat dalam insiden itu," ujar militer.

Saksi mata kepada portal lokal 20 Khvilin berujar, pesawat bermesin ganda dengan kemampuan manuver super itu sempat berputar sebelum jatuh.

Kepolisian Ukraina memperingatkan warga agar tak mendekati lokasi jatuhnya pesawat yang mulai beredar di era Uni Soviet pada 1985 tersebut.

"Karena pesawat militer, tentunya masih ada amunisi yang tersisa dan dikhawatirkan bakal meledak," ujar polisi seperti dilansir UNN News.

Latihan Clear Sky 2018 digelar pada 8-19 Oktober di kawasan barat Ukraina, dan diikuti sekitar delapan negara anggota NATO.

Selain AS dan Ukraina, peserta latihan tersebut antara lain Belgia, Denmark, Polandia, Estonia, Belanda, serta Romania.

Berdasarkan laporan dari Defence Blog, Clear Sky 2018 bertujuan membagi intelijen, kemampuan pengintaian dan meningkatkan kerja sama.

Ketika mengumumkan latihan itu, Presiden Ukraina Petro Porosheno berujar pasukan NATO bisa belajar banyak dari negaranya.

"Kami memperingatkan Rusia jika mereka berani menyerang kami, harga yang harus dibayar sangatlah mahal," tegas Porosheno.

Baca juga: Unjuk Kekuatan ke Rusia, NATO Bakal Gelar Latihan Perang Terbesar

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Internasional
Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X