Ponselnya Disita, Seorang Murid Mengancam Bakal Bunuh Diri

Kompas.com - 17/10/2018, 11:14 WIB
Ilustrasi ponsel dmbakerIlustrasi ponsel

CHANGSHA, KOMPAS.com - Seorang siswi di Provinsi Hunan, China, dilaporkan menulis surat ancaman ke gurunya bakal bunuh diri.

SCMP memberitakan Rabu (17/10/2018), surat ancaman itu dibuat setelah si guru menyita ponselnya dan menolak mengembalikannya.

Baca juga: Orangtua Murid SMAN 87 Berikan Nomor Ponsel yang Mesti Ditelusuri Bawaslu

Guru sekolah di Dao County itu menyita ponsel siswi tersebut Jumat pekan lalu (12/10/2018) karena ketahuan memainkannya saat jam makan siang.

Siswi yang tak disebutkan identitasnya tersebut datang ke kantor guru dan meminta ponselnya kembali, namun permintaan itu ditolak.

Setelahnya si murid menulis surat. Dalam surat itu, dia mengakui kesalahannya karena telah melanggar peraturan sekolah.

"Namun saya butuh ponsel itu karena pemberian ayah saya. Jadi, saya minta Anda mengembalikannya. Jika tidak, saya bakal bunuh diri," tulisnya.

Malam hari saat berlangsung revisi ujian, murid tersebut dilaporkan mencoba bunuh diri dengan melompat dari lantai tujuh.

Untungnya, upaya gadis itu dihentikan teman sekelasnya. Segera si guru mengembalikan ponsel itu, dan memberi tahu orangtuanya.

Surat ancaman itu kemudian diteruskan kepada wakil kepala sekolah Tan Xiangping yang mempunyai pengalaman mengajar selama 29 tahun.

Tan menulis balik kepada siswi itu. "Apakah pantas kamu berbicara seperti itu? Mengancam gurumu dan lebih mementingkan ponselmu?" tanya dia.

Foto surat itu diunggah ke situs Weibo. Adapun remaja itu dilaporkan mengundurkan diri setelah aksinya menjadi viral.

Pusat Informasi Internet China memaparkan, terdapat 788 juta pengguna internet, dengan 18,2 persen di antaranya berusia 10-19 tahun.

Pemerintah berusaha menangkal adanya kecanduan permainan internet. Raksasa teknologi Tencent berencana menggunakan teknologi pengenal wajah untuk mencegah remaja bermain.

Baca juga: Tak Ingin Jadi Beban Keluarga, Pria Difabel Bunuh Diri



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X