Rakyat Negeri Afrika Ini Tolak Pendirian Patung Mahatma Gandhi

Kompas.com - 16/10/2018, 15:01 WIB
Mahatma Gandhi sedang memintal kain. Foto ini diambil pada tahun 1920-an. Gandhiserve.org/WikipediaMahatma Gandhi sedang memintal kain. Foto ini diambil pada tahun 1920-an.
|

BLANTYRE, KOMPAS.com - Nama Mahatma Gandhi dikenal dunia sebagai tokoh kemerdekaan India yang perjuangannya banyak menginspirasi negeri terjajah.

Salah satu negeri, yang mungkin, terinspirasi perjuangan Gandhi adalah Malawi di wilayah selatan Afrika. Sehingga, pemerintah negeri itu berencana membangun patung Mahatma Gandhi di negeri tersebut.

Namun, tak disangka rencana itu ditolak warga. Sebanyak 3.000-an orang sudah meneken petisi yang menolak pendirian patung Gandhi karena dianggap tidak berkontribusi terhadap kemerdekaan negeri itu.

Baca juga: Isu Vampir di Malawi Sudah Tewaskan Sembilan Orang

Pengerjaan patung itu sudah dimulai dua bulan lalu bersamaan dengan pembangunan ruas jalan yang akan diberi nama Gandhi.

Pemerintah Malawi mengatakan, pembangunan patung Gandhi itu termasuk dalam kesepakatan dengan India yang bersedia membangun sebuah gedung pertemuan bernilai 10 juta dolar AS atau sekitar Rp 152 miliar di ibu kota Blantyre.

"Mahatma Gandhi tak pernah berkontribusi untuk perjuangan kemerdekaan Malawi," demikian pernyataan dari kelompok "Gandhi Must Fall".

"Kami merasa rakyat Malawi dipaksa menerima patung itu dan patung itu merupakan pekerjaan negara asing yang bertujuan mempromosikan citra dan dominasinya terhadap rakyat Malawi," tambah kelompok itu.

Para penandatangan petisi mengklaim, Gandhi yang di masa kariernya sebagai pengacara di Afrika Selatan berjuang menentang apartheid, sebenarnya tak lebih dari seorang rasialis.

"Kami tak nyaman dengan idoelogi imperialistik dan neo-kolonial yang akan diberlakukan...pengaruh asing yang merendahkan kehormatan kami," ujar Wonderful Mkutche, anggota kelompok "Gandhi Must Fall".

"Negeri kami harus bangkit dan tidak lemah dalam kesepakatan internasional. Ini artinya, kami hanya menerima investasi yang bertanggung jawab, adil, setara, terhormat, berkelanjutan, efisien, dan transparan," tambah Mkutche.

Namun, sekretaris utama Kementerian Luar Negeri Malawi Isaac Munlo mencoba mempertahankan keputusan pemerintah untuk mendirikan patung Mahatma Gandhi ini.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Al Arabiya
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Internasional
Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Internasional
'Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas'

"Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas"

Internasional
Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Internasional
Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Internasional
China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

Internasional
Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X