Dianggap Tak Hormati Lagu Kebangsaan saat "Online", Perempuan di China Ditahan

Kompas.com - 15/10/2018, 18:15 WIB
Yang Kaili (21), live-streamer populer di China yang ditahan karena dianggap menghina lagu kebangsaan. SCMP / TIKTOKYang Kaili (21), live-streamer populer di China yang ditahan karena dianggap menghina lagu kebangsaan.

SHANGHAI, KOMPAS.com - Seorang perempuan di China ditahan selama lima hari, setelah tindakannya menyanyikan lagu kebangsaan secara tidak serius saat melakukan siaran langsung secara online.

Melansir dari SCMP, Yang Kaili (21), seorang live-streamer yang populer, dianggap telah menghina lagu kebangsaan China karena membawakannya dengan tidak sungguh-sungguh.

Yang melakukan siaran yang dianggap bermasalah itu pada 7 Oktober lalu melalui aplikasi siaran, Huya. Saat itu, Yang mengawali siaran online-nya dengan memutar lagu kebangsaan China, "The March of the Volunteers".

Baca juga: Protes Lirik Lagu Kebangsaan Australia, Murid Kelas 4 SD Dihukum

Dia kemudian bersenandung menirukan irama lagu tersebut sebelum menyanyikannya sambil menggerakkan tangan layaknya seorang konduktor. Sesekali dia tampak tersenyum dan tertawa.

Tindakannya itu membuat beberapa pengguna internet geram karena menilai Yang tidak menghormati lagu kebangsaan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia pun dilaporkan kepada pihak berwajib yang kemudian menahannya, pada Sabtu (13/10/2018).

Selain ditahan, Yang juga telah menyampaikan permintaan maaf melalui akun media sosial Weibo miliknya. Dalam pernyataannya, Yang mengatakan akan berhenti melakukan siaran dan akan mengoreksi diri.

"Lagu kebangsaan adalah khidmat dan tidak semestinya dinyanyikan di ruang siaran langsung," kata yang dalam permintaan maafnya.

"Saya akan berhenti melakukan pekerjaan live-stream dan akan melakukan koreksi diri, menarik pelajaran dari pengalaman ini dan sepenuhnya menerima pendidikan tentang politik ideologis dan patriotisme," lanjutnya.

Sementara itu, pihak aplikasi siaran, Huya, telah memblokir akun milik Yang dan menghapus semua videonya.

Halaman:


Sumber AFP,SCMP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X