Cegah Narapidana Kabur, Penjara di UEA Pakaikan Gelang Pintar ke Para Tahanan

Kompas.com - 15/10/2018, 11:45 WIB
Ilustrasi sel tahanan. THINKSTOCKPHOTOSIlustrasi sel tahanan.

SHARJAH, KOMPAS.com - Lembaga Pemasyarakatan dan Hukuman di Kota Sharjah, Uni Emirat Arab bakal segera menggunakan perangkat " gelang pintar" untuk dikenakan oleh para tahanan.

Perangkat elektronik berbentuk gelang tersebut dilengkapi dengan barcode atau kode batang unik yang berbeda untuk setiap tahanan.

Di dalam gelang pintar itu akan tersimpan semua data dari tahanan yang mengenakannya, termasuk alat pelacak yang dapat langsung mengetahui posisi tahanan.

Gelang tersebut akan terhubung langsung dengan sistem yang berada di ruangan khusus, yang memiliki layar pintar, lengkap dengan sistem pelacakan.


Direktur Jenderal Lembaga Pemasyarakatan dan Hukuman Kota Sharjah, Ahmed Abdulaziz Shuhail mengatakan, penggunaan perangkat gelang pintar tersebut ditujukan untuk memudahkan dalam mengakses informasi tahanan.

Baca juga: Kerusuhan di Libya, 400 Tahanan Melarikan Diri dari Penjara

Pasalnya, di dalam gelang sudah lengkap tersimpan informasi mulai dari identitas tahanan, catatan kejahatan, lama hukuman, hingga informasi kesehatan.

"Sistem ini akan segera beroperasi, karena kami sedang mengatur dan memasukkan informasi dari para tahanan," ujar Shuhail kepada Khaleej Times, dilansir Al Arabiya.

Selain itu, dengan adanya sistem pelacakan, petugas akan dapat dengan mudah mengetahui posisi tahanan di dalam penjara.

Dan jika mereka memasuki area terlarang atau mencoba keluar melalui jalur yang tidak resmi, maka gelang tersebut akan segera memperingatkan petugas.

"Sistem pelacakan akan menentikan di mana tahanan diperbolehkan berada dan akan melacak pergerakannya."

"Alat ini juga akan memberi mereka akses ke area tertentu seperti kafetaria atau klinik, serta area layanan lainnya di dalam penjara," ujar Shuhail.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Al Arabiya
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Internasional
Erdogan Ancam Bakal 'Hancurkan Kepala' Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Erdogan Ancam Bakal "Hancurkan Kepala" Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Internasional
ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

Internasional
Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Internasional
Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Internasional
Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Internasional
Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Internasional
Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Keluarga Belanda Tinggal 9 Tahun di Bawah Tanah | Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Keluarga Belanda Tinggal 9 Tahun di Bawah Tanah | Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB

Internasional
Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Internasional
Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Internasional
Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Internasional
Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Internasional
Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Internasional
Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sydney selama 19 Jam

Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sydney selama 19 Jam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X