Seorang Pria dengan Sopan Minta Izin untuk Merampok Supermarket

Kompas.com - 13/10/2018, 10:15 WIB
Ilustrasi supermarket antpkrIlustrasi supermarket

OGORI CITY, KOMPAS.com - Tata krama mutlak diperlukan dalam kehidupan bermasyarakat. Namun, bagaimana jika tata krama itu dilakukan oleh perampok yang hendak menjarah supermarket?

Kejadiannya berlangsung di Ogori, Prefektur Fukuoka, Jepang. Pria tersebut meminta izin sebelum menyerahkan diri kepada polisi.

Baca juga: Sebelum Beraksi, Komplotan Perampok Minimarket Ini Konsumsi Narkoba

Dilansir Oddity Central Jumat (12/10/2018), pelaku yang tak disebutkan identitasnya itu masuk ke supermarket pukul 01.40 waktu setempat pekan lalu (5/10/2018).

Dia langsung menuju meja kasir dan bertanya kepada manajer supermarket. "Saya berniat merampok tempat ini. Apakah Anda bersedia bekerja sama?" tanya dia.

Karena pertanyaannya itu, si manajer supermarket terkejut dan langsung menolak. Pelaku berbalik dan keluar tanpa mengambil apapun.

Berdasarkan keterangan polisi, si pelaku datang ke pos penjagaan dan mengakui upayanya untuk merampok supermarket lima menit kemudian.

Polisi yang awalnya juga terkejut kemudian melakukan penggeledahan, dan menemukan pisau dapur yang belum sempat ditarik untuk mengancam manajer supermarket.

"Kami langsung menahan pria itu dan memberikan pasal perampokan. Namun, kami masih mendalami motif sesungguhnya," terang sumber kepolisian.

Sejumlah media Jepang memberitakan, diduga pria tersebut melakukan perampokan karena sejak awal dia berniat untuk ditangkap polisi.

Baca juga: Mantan Pemain NBA Ditangkap Karena Merampok

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X