Media Saudi Ungkap Identitas Tunangan Jurnalis yang Menghilang - Kompas.com

Media Saudi Ungkap Identitas Tunangan Jurnalis yang Menghilang

Kompas.com - 12/10/2018, 17:06 WIB
Hatice (36), tunangan jurnalis ternama Arab Saudi Jamal Khashoggi yang hilang sejak Selasa (2/10/2018).AFP/OZAN KOSE Hatice (36), tunangan jurnalis ternama Arab Saudi Jamal Khashoggi yang hilang sejak Selasa (2/10/2018).

RIYADH, KOMPAS.com - Media Arab Saudi memberikan laporan mengenai identitas tunangan jurnalis yang dilaporkan menghilang sejak pekan lalu.

Media Al Arabiya dilansir Newsweek Kamis (11/10/2018) menuturkan sebuah twit bahwa Hatice Cengiz berhubungan dengan organisasi Ikhwanul Muslimin dan Qatar.

Baca juga: Turki Klaim Punya Bukti Rekaman Suara Pembunuhan Jurnalis Saudi

Al Arabiya dalam ulasannya berkata, kicauan Cengiz di Twitter menunjukkan dukungannya terhadap orang-orang yang mengkritik pemerintah Saudi.

Sementara Saudi Gazette memberitakan keluarga Jamal Khashoggi, jurnalis yang menghilang itu bahkan tidak pernah mendengar atau tahu tentang Cengiz.

Saudi memutus hubungan diplomatik dengan Qatar pada 2017 setelah Doha dituduh telah mendanai dan mendukung adanya terorisme.

Sementara Ikhwanul Muslimin, yang dilaporkan didukung Qatar serta Turki, disebut Saudi dan sekutunya di Timue Tengah sebagai organisasi teroris.

BBC Arabic memberitakan, sepanjang pekan ini mulai muncul teori konspirasi di kalangan para pendukung pemerintah Saudi.

Dalam teori tersebut, kalangan pro-pemerintah menduga Khashoggi menghilang, atau dibunuh, oleh orang lain dengan tujuah menyalahkan Riyadh.

Reuters melaporkan, Khashoggi menjalin hubungan dengan perempuan berkebangsaan Turki tersebut pada Mei.

Dia bahkan mendatangi konsulat Saudi di Istanbul untuk mengurus dokumen pernikahan pada 2 Oktober sebelum hilang.

Selain itu, dia juga membeli apartemen di Istanbul untuk ditempati bersama Cengiz setelah mereka menikah meski dia memperoleh kewarganegaraan Amerika Serikat (AS).

Sebelumnya, Cengiz melaporkan Khashoggi menghilang setelah dia memasuki gedung konsulat Saudi di Istanbul, dengan Riyadh bersikukuh dia telah keluar dengan selamat.

Pendapat berbeda diutarakan pejabat anonom Turki yang menyatakan dia dibunuh dan jenazahnya dimutilasi oleh tim beranggotakan 15 orang.

Khashoggi, yang notabene mantan penasihat pemerintah, melarikan diri dari Saudi dan tinggal di Amerika Serikat (AS) sejak September 2017.

Dalam ulasannya di The Post, jurnalis berumur 59 tahun itu acap mengkritik kebijakan Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman maupun keterlibatan Saudi di Yaman.

Baca juga: Kasus Jurnalis Menghilang, Erdogan: Alasan Saudi Tak Masuk Akal


Close Ads X