Otoritas Palestina Menolak Bekerja Sama dengan Utusan Perdamaian PBB

Kompas.com - 12/10/2018, 16:08 WIB
Utusan Perdamaian PBB, Nickolay Mladenov.AFP / MOHAMED ABED Utusan Perdamaian PBB, Nickolay Mladenov.

RAMALLAH, KOMPAS.com - Para pemimpin Palestina mengatakan tidak akan lagi bersedia bekerja sama dengan utusan perdamaian PBB, usai pejabat itu dianggap telah melampaui kewenangannya dengan mencari kesepakatan antara Israel dengan kelompok Hamas.

Ahmed Majdalani, anggota Organisasi Pembebasan Palestina ( PLO), mengatakan telah melaporkan kepada Sekjen PBB bahwa utusannya Nickolay Mladenov tidak lagi diterima oleh pemerintah Palestina.

Mladenov dianggap telah melampaui perannya dalam mencari kesepakatan antara Israel dan kelompok Hamas.

"Tindakannya itu telah berdampak pada keamanan nasional Palestina dan persatuan rakyat kami," kata Majdalani, dilansir AFP.


Baca juga: Presiden Palestina Beri Ultimatum Hamas untuk Serahkan Kendali Gaza

Tidak ada komentar langsung dari Mladenov maupun konfirmasi dari PBB mengenai pernyataan PLO. Namun kritikan disampaikan duta besar Israel di PBB.

"Setelah Palestina mengatakan tidak kepada Israel dan kepada Amerika, kini mereka mengatakan tidak kepada PBB juga," kata Duta Besar Israel untuk PBB, Danny Danon.

"Dalam keputusan ini, Abu Mazen (julukan Presiden Palestina Mahmoud Abbas) telah memimpin Palestina menuju isolasi internasional, yang pada akhirnya akan membahayakan rakyat Palestina," tambahnya.

Sebelumnya, Mladenov bersama dengan Mesir telah berupaya mencapai perjanjian gencatan senjata jangka panjang antara Hamas dengan Israel tanpa menyertakan pemerintahan Palestina di bawah Presiden Abbas yang diakui internasional dalam perundingan tak langsung.

Perundingan tersebut macet, sebagian karena adanya tekanan dari Abbas. Namun pada Selasa (9/10/2018), sebuah kesepakatan yang dimediasi PBB telah dicapai dengan Qatar yang bersedia membantu pengiriman pasokan bahan bakar ke pembangkit listrik di Jalur Gaza.

Pemerintahan Palestina tidak dilibatkan dalam kesepakatan itu dan strategi Mladenov telah membuat marah para politisi Palestina.

Baca juga: Netanyahu Perintahkan Jajarannya Bersiap Perang Melawan Hamas

Pemerintahan Otoritas Palestina yang dipimpin Abbas memiliki semi otonomi di beberapa bagian di Tepi Barat, namun kehilangan kontrol atas wilayah Gaza yang dikendalikan Hamas sejak 2007.

Komunitas internasional sejak saat itu bekerja dengan Otoritas Palestina yang bersaing dengan Hamas.

PLO telah mengakui Israel dan menandatangani serangkaian perjanjian damai. Namun Hamas terus berperang melawan negara itu dan telah terlibat dalam tiga kali peperangan sejak 2008.

.

.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Buru Agen Hezbollah, AS Tawarkan Hadiah Uang Rp 97,5 Miliar

Buru Agen Hezbollah, AS Tawarkan Hadiah Uang Rp 97,5 Miliar

Internasional
AS Klaim Tembak Jatuh 'Drone' Iran, Teheran: Trump Berkhayal

AS Klaim Tembak Jatuh "Drone" Iran, Teheran: Trump Berkhayal

Internasional
Tewaskan 33 Orang, Pembakaran Kyoto Animation Salah Satu Pembunuhan Massal Terburuk di Jepang

Tewaskan 33 Orang, Pembakaran Kyoto Animation Salah Satu Pembunuhan Massal Terburuk di Jepang

Internasional
Hendak Dikeluarkan AS dari Jet Tempur F-35, Turki Cari Alternatif Lain

Hendak Dikeluarkan AS dari Jet Tempur F-35, Turki Cari Alternatif Lain

Internasional
Tersangka Pelaku Mengaku Sengaja Bakar Gedung Kyoto Animation

Tersangka Pelaku Mengaku Sengaja Bakar Gedung Kyoto Animation

Internasional
Bukan Jokowi, BJ Habibie Jadi Sosok Paling Dikagumi di Indonesia Versi YouGov

Bukan Jokowi, BJ Habibie Jadi Sosok Paling Dikagumi di Indonesia Versi YouGov

Internasional
Pria Korsel Bakar Diri Dalam Mobil yang Parkir di Depan Kedubes Jepang

Pria Korsel Bakar Diri Dalam Mobil yang Parkir di Depan Kedubes Jepang

Internasional
Gara-gara Bau Asing, Penumpang NordWind Airlines Dievakuasi di Rusia

Gara-gara Bau Asing, Penumpang NordWind Airlines Dievakuasi di Rusia

Internasional
Banjir Terjang Taman Margasatwa, Seekor Harimau 'Ngungsi' ke Rumah Warga

Banjir Terjang Taman Margasatwa, Seekor Harimau "Ngungsi" ke Rumah Warga

Internasional
Pria Ini Kaget Kakinya yang Diamputasi Jadi Iklan Bungkus Rokok

Pria Ini Kaget Kakinya yang Diamputasi Jadi Iklan Bungkus Rokok

Internasional
Kebakaran Kyoto Animation, Pakar Sebut Kobaran Api Menyebar dengan Cepat

Kebakaran Kyoto Animation, Pakar Sebut Kobaran Api Menyebar dengan Cepat

Internasional
Hubungan dengan Iran Panas, AS Bakal Kirim Ratusan Pasukan ke Arab Saudi

Hubungan dengan Iran Panas, AS Bakal Kirim Ratusan Pasukan ke Arab Saudi

Internasional
Buntut Nyanyian 'Send Her Back' kepada Anggota DPR AS Ilhan Omar, Trump Merasa 'Tak Enak'

Buntut Nyanyian "Send Her Back" kepada Anggota DPR AS Ilhan Omar, Trump Merasa "Tak Enak"

Internasional
Kasus 2 Turis Maroko Dipenggal, 3 Pendukung ISIS Dihukum Mati

Kasus 2 Turis Maroko Dipenggal, 3 Pendukung ISIS Dihukum Mati

Internasional
Selama 40 Tahun, Pria Ini Tak Keramas dan Potong Rambut

Selama 40 Tahun, Pria Ini Tak Keramas dan Potong Rambut

Internasional
Close Ads X