Gunakan Drone, Polisi di China Temukan Pria yang Tersesat di Gurun - Kompas.com

Gunakan Drone, Polisi di China Temukan Pria yang Tersesat di Gurun

Kompas.com - 12/10/2018, 10:27 WIB
Gurun Taklimakan, China.THINKSTOCKPHOTOS Gurun Taklimakan, China.

XINJIANG, KOMPAS.com — Kepolisian di China barat belum lama ini berhasil menemukan dan menyelamatkan seorang pria yang tersesat di tengah gurun pada Sabtu (6/10/2018).

Dilaporkan Beijing Youth Daily, Rabu (10/10/2018), seorang pria berusia 30 tahun dan temannya sedang berkendara menggunakan mobil di wilayah Xinjiang.

Saat melewati padang Gurun Taklamakan, keduanya memutuskan untuk berhenti sejenak dan menikmati pemandangan gurun yang luas.

Salah seorang dari mereka kemudian memutuskan untuk turun dari mobil dan berjalan-jalan sedikit menyusuri gurun, sedangkan seorang lainnya menunggu di mobil.


Namun, setelah beberapa lama, pria yang berjalan-jalan tidak kunjung kembali. Setelah sekitar satu jam tanpa kabar, teman pria yang menunggu di mobil memutuskan untuk menghubungi polisi karena cemas dengan keselamatan rekannya.

Baca juga: Menlu Spanyol Sebut Trump Usulkan Bangun Tembok di Gurun Sahara

Petugas polisi dari kota Qiemo datang setelah menerima laporan dan mulai menggelar pencarian dengan mengikuti jejak pria tersebut.

Akan tetapi, upaya pencarian awal tidak membuahkan hasil sehingga polisi memanggil operator drone untuk membantu proses pencarian.

Seiring waktu berlalu, kekhawatiran akan keselamatan pria yang tersesat di gurun semakin besar lantaran dia pergi tanpa bekal dan cuaca saat itu cukup panas.

"Dia tidak membawa bekal apa pun untuk dimakan, juga tidak ada air. Dia hanya membawa ponselnya, tapi di tengah gurun tidak ada sinyal sehingga ponsel tidak bisa digunakan," kata seorang petugas polisi seperti dikutip dari SCMP.

Upaya pencarian menggunakan drone dilakukan di radius 8 kilometer dan setelah dilakukan pencarian selama sekitar 1 jam, pria itu ditemukan oleh salah satu drone.

"Pria yang tersesat ditemukan di jarak sekitar 2 kilometer dari lokasi semula dia berjalan. Dia terlihat oleh drone dan memberi tanda dengan mengibaskan jaketnya," tulis laporan kepolisian.

Dengan bantuan drone sebagai penunjuk arah, pria tersebut akhirnya dapat ditemukan dan akhirnya dipandu ke arah petugas yang melakukan pencarian.

"Meskipun Anda berada tidak jauh dari lokasi semula, saat berada di tengah gurun dan hanya dikelilingi pasir maka tetap akan sulit menemukan jalan kembali," kata petugas.

Baca juga: Aljazair Biarkan 13.000 Pengungsi Tersesat di Gurun Sahara

Laporan polisi tidak mengungkapkan identitas pria yang tersesat maupun rekannya.

Penggunaan drone dalam operasi pencarian orang hilang telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Kasus pertama dilaporkan terjadi di Kanada pada 2013.

Pemerintah China termasuk yang menyadari manfaat dari perangkat drone yang dapat membantu sejumlah misi penyelamatan seperti mengirim bantuan pasokan makanan.

Pemerintah China juga tengah mengembangkan drone yang dapat berfungsi untuk memadamkan api dalam kasus kebakaran di daerah yang sulit dijangkau petugas pemadam kebakaran.

.

.


Terkini Lainnya

Polisi Tangkap Aris Indonesian Idol Terkait Kasus Narkoba

Polisi Tangkap Aris Indonesian Idol Terkait Kasus Narkoba

Megapolitan
Dapat Adipura Kategori Pasar, Ini Tanggapan Wali Kota Jakarta Selatan

Dapat Adipura Kategori Pasar, Ini Tanggapan Wali Kota Jakarta Selatan

Megapolitan
Datangi KPK, Menteri Kesehatan Bahas Kajian Tata Kelola Alat Kesehatan

Datangi KPK, Menteri Kesehatan Bahas Kajian Tata Kelola Alat Kesehatan

Nasional
Saat Uni Soviet Mengorbankan Anjing untuk Mengalahkan Tank Jerman

Saat Uni Soviet Mengorbankan Anjing untuk Mengalahkan Tank Jerman

Internasional
Komnas HAM: Presiden Terpilih Bertanggung Jawab Selesaikan Kasus Pelanggaran HAM Berat

Komnas HAM: Presiden Terpilih Bertanggung Jawab Selesaikan Kasus Pelanggaran HAM Berat

Nasional
Muhibah Pinisi Bakti Nusa, Menautkan Kepulauan Nusantara

Muhibah Pinisi Bakti Nusa, Menautkan Kepulauan Nusantara

Regional
Kasus Bupati Cianjur, KPK Panggil Empat Kepala Sekolah

Kasus Bupati Cianjur, KPK Panggil Empat Kepala Sekolah

Nasional
Parlemen Venezuela Ajak Militer dan Pejabat Sipil Melawan Maduro

Parlemen Venezuela Ajak Militer dan Pejabat Sipil Melawan Maduro

Internasional
Jokowi Bertemu Ketum Parpol, PSI Makin Yakin Jokowi Unggul di Debat

Jokowi Bertemu Ketum Parpol, PSI Makin Yakin Jokowi Unggul di Debat

Nasional
Komnas HAM Duga Pelaku Pembunuhan Dukun Santet Tahun 1998-1999 Orang Terlatih

Komnas HAM Duga Pelaku Pembunuhan Dukun Santet Tahun 1998-1999 Orang Terlatih

Nasional
Pengalaman Mencoba Akses WiFi Gratis di Stasiun Jabodetabek...

Pengalaman Mencoba Akses WiFi Gratis di Stasiun Jabodetabek...

Megapolitan
Berpose dengan Senapan, Perempuan Ini Mengaku Tak Sengaja Tembak Pacarnya

Berpose dengan Senapan, Perempuan Ini Mengaku Tak Sengaja Tembak Pacarnya

Internasional
Sarana dan Prasarana Canggih yang Akan Dibangun di TPST Bantargebang

Sarana dan Prasarana Canggih yang Akan Dibangun di TPST Bantargebang

Megapolitan
Konsulat Malaysia Tak Kirim Bantuan Hukum untuk Warganya yang Terjerat Kasus Pijat Ilegal

Konsulat Malaysia Tak Kirim Bantuan Hukum untuk Warganya yang Terjerat Kasus Pijat Ilegal

Regional
4 Fakta Pengedar yang Simpan dan Konsumsi Narkoba di Sekolah Jakarta Barat

4 Fakta Pengedar yang Simpan dan Konsumsi Narkoba di Sekolah Jakarta Barat

Megapolitan

Close Ads X