Melania Trump Sebut Dirinya Orang Paling Tertindas di Dunia

Kompas.com - 12/10/2018, 08:51 WIB
Ibu Negara Amerika Serikat, Melania Trump.AFP / SAUL LOEB Ibu Negara Amerika Serikat, Melania Trump.

WASHINGTON, KOMPAS.com - Ibu Negara Amerika Serikat Melania Trump mengungkapkan bahwa dirinya mungkin adalah orang paling ditindas di dunia.

Pernyataan itu disampaikan istri Presiden AS Donald Trump dalam wawancaranya dengan ABC News yang dilakukan saat perjalanannya mengungjungi sejumlah negara Afrika.

"Saya mungkin bisa mengatakan bahwa saya orang paling tertindas di dunia," ujar Melania kepada ABC News dalam cuplikan wawancara yang dirilis, Kamis (11/10/2018).

"Salah satu di antaranya, jika Anda benar-benar melihat apa yang orang-orang katakan tentang saya," sambung Melania.

Komentar itu sebagai jawaban atas pertanyaan yang disampaikan koresponden ABC News Tom Llamas, mengenai alasan Melania memilih cyber bullying dan penggunaan media sosial dalam kampanye inisiatif "Be Best" yang tengah digaungkannya.

Baca juga: Berkunjung ke Malawi, Melania Trump Alami Kecelakaan Fesyen

"Itulah mengapa kampanye 'Be Best' saya berfokus pada media sosial dan perilaku online," ujar Melania.

Mantan model berusia 48 tahun itu mungkin terganggu dengan komentar online dan tulisan di media mengenai pemilihan busananya saat melakukan perjalanan dalam tur Afrika pekan lalu dengan mengunjungi Ghana, Malawi, Kenya dan Mesir.

Saat berkunjung ke Kenya, Melania yang mengenakan topi pith dikritik karena dianggap tidak peka dan disamakan dengan penjajah kolonial pada abad ke-19.

Topi pith dahulu memang banyak digunakan oleh para penjelajah Eropa saat mengunjungi wilayah kolonial.

Komentar negatif juga datang saat kunjungan terakhirnya ke Mesir, di mana Melania mengenakan kemeja putih, dasi hitam, topi dan jaket.

Banyak yang kemudian membandingkannya dengan Michael Jackson, karakter fiktif Carmen Sandiego, bahkan penjahat arkeolog Perancis di film Indiana Jones.

Dalam sebuah komentar kepada pers sebelum keberangkatannya ke Mesir, Melania sempat berkata bahwa dia hanya ingin membicarakan tentang perjalanannya dan bukan busana yang dia kenakan.

Namun sulit mengabaikan pakaian yang dikenakan Ibu Negara AS jika mengingat dirinya dulu dikenal sebagai model.

Halaman:


Terkini Lainnya

Terima Kunjungan Presiden Ukraina, Kanselir Jerman Kejang-kejang

Terima Kunjungan Presiden Ukraina, Kanselir Jerman Kejang-kejang

Internasional
Ditabrak Rombongan Pangeran William-Kate Middleton, Nenek 83 Tahun Alami Luka Serius

Ditabrak Rombongan Pangeran William-Kate Middleton, Nenek 83 Tahun Alami Luka Serius

Internasional
Terkena Kondisi Aneh, Payudara Wanita Ini Tumbuh Tak Terkendali

Terkena Kondisi Aneh, Payudara Wanita Ini Tumbuh Tak Terkendali

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] AS Kirim Pasukan ke Timur Tengah | China dan Jepang Diguncang Gempa

[POPULER INTERNASIONAL] AS Kirim Pasukan ke Timur Tengah | China dan Jepang Diguncang Gempa

Internasional
YouTuber Ini Beli Sebuah Kota Kecil di AS untuk Diubah Namanya

YouTuber Ini Beli Sebuah Kota Kecil di AS untuk Diubah Namanya

Internasional
PBB: Indonesia Ikut Bertanggung Jawab dalam Pertumbuhan Populasi Dunia pada 2050

PBB: Indonesia Ikut Bertanggung Jawab dalam Pertumbuhan Populasi Dunia pada 2050

Internasional
Trump Sebut Serangan Kapal Tanker di Teluk Oman Masalah Kecil

Trump Sebut Serangan Kapal Tanker di Teluk Oman Masalah Kecil

Internasional
Kelaparan, Seekor Beruang Kutub Ditemukan Berkeliaran di Siberia

Kelaparan, Seekor Beruang Kutub Ditemukan Berkeliaran di Siberia

Internasional
Diultimatum soal Pembelian S-400, Turki Sebut AS Tak Bertindak Layaknya Sekutu

Diultimatum soal Pembelian S-400, Turki Sebut AS Tak Bertindak Layaknya Sekutu

Internasional
Gempa Berkekuatan 6,8 Landa Jepang, Picu Peringatan Tsunami

Gempa Berkekuatan 6,8 Landa Jepang, Picu Peringatan Tsunami

Internasional
Catatkan Rekor, 885 Pendaki Capai Puncak Everest di Bulan Mei

Catatkan Rekor, 885 Pendaki Capai Puncak Everest di Bulan Mei

Internasional
Rusia: Kami Korban Serangan Siber AS selama Bertahun-tahun

Rusia: Kami Korban Serangan Siber AS selama Bertahun-tahun

Internasional
Ledakan Misterius di Perbatasan China-Korut karena Aktivitas Penambangan Batu

Ledakan Misterius di Perbatasan China-Korut karena Aktivitas Penambangan Batu

Internasional
Tak Ada Listrik di Rumah, Bocah Ini Kerjakan PR di Bawah Lampu Jalanan

Tak Ada Listrik di Rumah, Bocah Ini Kerjakan PR di Bawah Lampu Jalanan

Internasional
Trump Kirim 1.000 Tentara ke Timur Tengah, Rusia Peringatkan AS untuk Menahan Diri

Trump Kirim 1.000 Tentara ke Timur Tengah, Rusia Peringatkan AS untuk Menahan Diri

Internasional

Close Ads X